Pipin Sukandi Universitas Widyatama

Pipin Sukandi

pipin

Pipin Sukandi Universitas Widyatama. Sekolah maupun Universitas saling bersaing untuk memperebutkan jumlah siswa. Baik kurikulum, fasilitas semua diperbaharui demi menjaga nama baik sekolah maupun universitas. Salah satu cara agar sekolah ataupun universitas tersebut difavoritkan oleh siswa adalah pengajarnya harus nyaman menurut siswa. Nah kenyamanan apa yang sebenarnya diharapkan siswa Salah satunya adalah teknik mengajar. Artikel ini akan membahas mengenai teknik mengajar menggunakan hypnosis atau yang lebih dikenal dengan Hypnoeducation. Hati-hati dengan barang bawaan Anda, banyak copet, jambret dan hipnotis Itulah salah satu pengumuman berupa spanduk yang dikeluarkan oleh pihak berwajib untuk mengingatkan masyarakat. Beberapa waktu lalu di harian surat kabar pun banyak berita yang mengenai kejahatan hipnotis yaitu teller dihipnotis kebobolan 100juta, Dihipnotis belasan juta rupiah melayang dan masih banyak pemberitaan miring mengenai hipnotis. Sebenarnya orang yang belajar hypnosis sama seperti halnya seseorang yang membeli sebuah pisau. Setelah dibeli pisau tersebut akan dipergunakan untuk apa Kembali kepada nurani dari seseorang tersebut. Apakah digunakan untuk mencelakai orang atau digunakan untuk memotong sayuran. Begitu juga dengan hypnosis. Hypnosis sendiri banyak sekali manfaatnya seperti untuk olahragawan dapat menggunakan Hypno Sport, untuk ibu yang akan melahirkan anak pertama dengan penuh ketakutan dan kekhawatiran dapat menggunakan Hypno Birthing,
imajinasi drama tersebut. Ada juga pasien yang mengalami halusinasi sehingga seolah-olah melihat tangan Mesmer mengeluarkan asap atau energi. Pada sesi terakhir proses penyembuhannya, Mesmer menyentuh pasien sambil memberi sugesti bahwa pasien sudah disembuhkan. Mesmer lahir 23 Mei 1734, di Iznang, Lake Constance, Austria. Mesmer mengklaim bahwa dirinya memiliki energi magnetis, semacam kesaktian yang bisa menyembuhkan. Mesmer juga mengaku bisa? mengalirkan energi magnetis ke dalam gelas. Sehingga orang yang minum dari gelas itu dapat sembuh dari penyakitnya. Hal ini membuat Mesmer menjadi sangat terkenal dan kaya, tetapi di sisi lain ia mendapatkan perlawanan dari kalangan medis karena teorinya dinilai tidak ilmiah. Kondisi ini membuat Mesmer tidak betah di Wina dan kemudian pindah ke Perancis. Nasib Mesmer ketika di Perancis pun tidak jauh beda. Meskipun beberapa dokter mendukung dan masyarakat merasa tertolong dengan kehadiran Mesmer, sebagian besar dokter Perancis tidak senang dengan Mesmer. Sebab itulah pada tahun 1781 Mesmer pindah ke Belgia. Ternyata, kepergian Mesmer dari Perancis ke Belgia tidak membuat ajaran mesmerisme mati. Mesmerisme makin berkembang pesat di Perancis dan membentuk sebuah organisasi yang khusus mempelajari Mesmerisme. Kemudian atas permintaan penganut mes-merisme di Perancis, Mesmer kembali lagi Ke Perancis. Kedatangan Mesmer ke Perancis yang kedua kalinya ini juga mendapatkan perlawanan dari kalangan medis. Mereka meminta Raja Louis XVI untuk membentuk komisi khusus yang menyelidiki metode penyembuhan mesmer. Hasil penyelidikan ini mendiskreditkan Mesmer. Akhirnya Mesmer Pindah ke sebuah desa kecil di Swis dan menghabiskan masa tuanya untuk mengobati orang-orang miskin.
Hypnosislah Murid Anda Itu sedikit mengenai sejarah hypnosis. Dari sana jelas bahwa hypnosis bukanlah ilmu magis yang selama ini dikenal hanya dengan menepuk pundak dan orang akan menurut. Hypnosis dapat dikategorikan sebagai The Art Of Communication atau seni dalam berkomunikasi. Berapa banyak para pembaca yang sedang menonton sinetron dan ada seseorang yang memanggil nama Anda tetapi tidak mendengarnya Dipanggil berulang dengan suara agak keras pun tetap tidak terdengar. Kejadian itu dalam istilah hypnosis dinamakan Anda sedang dalam kondisi Trance. Yaitu kondisi dimana Anda sangat fokus terhadap sinetron tadi. Berapa banyak para pembaca yang sedang asik main games balap motor atau mobil tanpa sadar tangan dan badan Anda saat berbelok ke kiri ikut bergeser ke kiri begitu juga sebaliknya saat games Anda tombolnya ke kanan tanpa sadar badan Anda pun ikut bergerak ke kanan. Keadaan tersebut karena alam bawah sadar secara cepat memprogram apa yang dipikirkan. Alam bawah sadar bukan berarti tiadanya kesadaran. Sebaliknya, justru disitulah kesadaran level tinggi. Hypnosis seni berkomunikasi yang memiliki kemampuan memberi sugesti dengan menembus faktor kritis dari pikiran bawah sadar yang merupakan potensi yang sangat besar untuk menggerakan diri melakukan sesuatu diluar kebiasaan. Begitu juga dengan hypnoeducation. Pada saat pengajar ma-suk ke dalam kelas maka pikiran siswa masih berpencar.
Mungkin siswa ada yang sedang berpikir di tempat kostnya, ada yang masih memikirkan nanti siang akan makan dengan apa dan sebagainya. Kita sebagai pengajar tidak bisa langsung masuk dan memberikan materi, karena frekwensi gelombang otak yang ada dikelas tersebut belum satu frekwensi dengan pengajarnya. Ibarat Anda akan mendengarkan radio di frekewensi A dan mencari channel radio tersebut di frekwensi B. Sampai kapan pun tidak akan bersatu. Begitu juga dengan siswa yang alam bawah sadarnya masih dimana-mana meskipun secara fisik siswa tersebut sudah dikelas. Maka kita sebagai pendidik harus menyamakan dulu frekwensinya dengan siswa di kelas. Melalui hypnoeducation pendidik akan mampu menembus faktor kritis peserta didiknya sehingga dapat meninggalkan kesan atau pengertian mendalam tentang apa yang diajarkannya secara permanen, masuk kedalam memory jangka panjang para peserta didik. Pertanyaan yang sangat sederhana, apakah siswa masih mengingat film bisokop yang ditonton sebulan lalu Apakah siswa masih ingat materi yang Anda berikan pada minggu kemarin? Saya yakin jika ditanya mengenai film bioskop maka siswa akan sangat mengingatnya dan dapat menjelaskan kembali alur ceritanya. Tetapi jika siswa ditanya mengenai materi minggu kemarin saya rasa tidak sedikit yang sudah melupakannya. Mengapa bisa demikian Karena film bioskop menggunakan teknik yang dapat merangsang seseorang untuk tetap diam tanpa jenuh memperhatikannya. Jika Anda sebagai pendidik dengan menggunakan metode hypnoeducation langkah awal yang harus dilakukan adalah mengajak dan membawa kondisi siswa secara tidak terpaksa untuk belajar mata pelajaran yang Anda berikan. Sebagai ilustrasinya saya sering diundang oleh sekolah untuk memberikan acara seminar. Suatu hari peserta seminar saya adalah siswa dengan jurusan IPA. Pada saat saya tanyakan mata pelajaran apa yang menurut mereka sulit hampir 90% menjawab kimia. Namun ketika saya bercanda berapa banyak yang ingin membuat petasan? Hampir 90% mengangkat tangannya. Saya bertanya kepada mereka apa sebenarnya bahan untuk membuat petasan Beberapa dari mereka menjawab campuran kimia. Ketika saya tantang maukah mereka menghafal bahan pembuat petasan tersebut Mereka serempak menjawab mau tanpa paksaan.Namun ketika saya kembali bertanya apakah mereka mau menghafal rumus kimia untuk menghadapi ujian nanti Serempak menjawab tidak mau. Lho apa bedanya menghafal bahan petasan dengan materi kimia Disinilah peran hypnoeducation berjalan. Ketika saya menawarkan untuk membuat petasan maka alam bawah sadar siswa adalah bermain. Tetapi ketika disuruh menghafal rumus kimia maka alam bawah sadar siswa adalah belajar. Peran para pendidik diawal memberikan materi sangat berpengaruh. Hindarilah ketika Anda mengajarkan materi yang terbilang sulit oleh siswa dengan mengatakan bahwa jumlah lulusan pelajaran Anda ini rendah sehingga harus benar-benar dipelajari. Secara tidak sadar siswa sudah di sugestikan bahwa pelajaran tersebut memang sulit. Sebenarnya tidak ada yang sulit bagi siswa hanya tidak mau untuk sedikit lebih banyak mengorbankan waktu untuk belajarnya. Nah disinilah tantangan kita sebagai pendidik untuk membawa siswa agar pola pikir alam bawah sadarnya merasa rugi jika tidak masuk ke kelas Anda. Bukan sebagai kewajiban karena ada jadwal sehingga siswa masuk ke kelas.
Pipin Sukandi, (Lecturer, Motivator, Trainer, Hypnotherapist. www.pipinsukandi.com)

Ragam untuk orang yang ketakutan berlebihan atau istilahnya phobia dapat menggunakan Hypnotherapy, untuk membantu kepolisian dalam mencari kejujuran jawaban dapat menggunakan Hypno Forensik, untuk para dosen atau guru agar menarik dalam pengajaran dapat menggunakan Hypno Education yang akan dibahas dalam artikel ini. Dan masih banyak sekali manfaat hypnosis untuk kegiatan yang positif lainnya.
Sejarah Hypnosis Sebelum membahas lebih jauh apa itu hypnoeducation ada baiknya para pembaca mengetahui terlebih dahulu sejarah hypnosis agar lebih mengerti mengenai hypnosis. Sejarah hypnosis ini penulis ambil dari beberapa sumber dari internet. Hypnosis pada zaman dahulu dipraktekkan dalam ritual agama maupun ritual penyembuhan. Catatan sejarah tertua tentang hypnosis yang diketahui saat ini berasal dari Ebers Papyrus yang menjelaskan teori dan praktek pengobatan bangsa Mesir Kuno pada tahun 1552 SM. Dalam Ebers Papyrus diceritakan di sebuah kuil yang dinamai “Kuil Tidur”, para pendeta mengobati pasiennya dengan cara menempelkan tangannya di kepala pasien sambil mengucapkan sugesti untuk penyembuhan. Para pendeta penyembuh tersebut dipercaya memiliki kekuatan magis oleh masyarakat. Seorang Raja Mesir yang bernama Pyrrhus, Kaisar Vespasian, Francis I dari Prancis dan para bangsawan Prancis lainnya sampai Charles X ternyata juga mempraktekkan cara pengobatan yang intinya memberi sugesti kepada pasien untuk sembuh. Pada sebuah dinding kuil di India juga digambarkan suatu proses pengobatan pada saat pasien dalam kondisi trance yang dicapai melalui suatu tarian atau gerakan-gerakan monoton dalam acara ritual penyembuhan. Pada sekitar tahun 1500 Paracelcus memperkenalkan suatu istilah Magnetisme, yaitu dengan magnet seseorang dapat disembuhkan penyakitnya, seperti halnya yang dia lakukan kepada pasien-pasiennya. Cara pengobatan inilah yang kemudian diadopsi oleh Mesmer.
Abad 18 Hypnosis Modern Diawali oleh kisah seseorang pendeta katolik bernama Gassner yang tinggal di Klosters sebelah timur Switzerland.
Gassner punya teori “seseorang sakit adalah karena kemasukan setan”. Untuk mencapai kesembuhan, setan itu harus dikeluarkan dari tubuh. Berbeda dengan para penyembuh waktu dulu yang menutup diri dari tinjauan medis, Gassner mempersilakan para dokter untuk mengobservasi cara pengobatannya. Gassner mengobati pasiennya secara bersamaan. Pasien duduk berjajar secara memanjang seperti barisan kursi gereja. Sebelum Gassner keluar untuk menemui pasien, seseorang asisten Gassner memberi semacam ceramah yang salah satu isinya adalah ketika Gassner menyentuhkan tongkat salibnya ke badan pasien, maka pasien akan langsung tersungkur di lantai dan tidak sadarkan diri. Dan itulah yang benar-benar terjadi ketika Gassner menyentuhkan tongkat salibnya ke tubuh pasien satu per satu. Pasien yang tidak sadarkan diri itu dianggap mati, dan ketika dibangunkan kembali, pasien dianggap lahir kembali dalam kondisi suci dan terbebas dari pengaruh setan. Dalam kondisi pasien tidak sadarkan diri, Gassner memberi sugesti bahwa setan telah diusir dari tubuh pasien. Pada tahun 1770-an, Mesmer termasuk salah satu dokter yang sering menyaksikan cara pengobatan Father Gassner.
Franz Anton Mesmer (1735-1815) Dia mendapatkan gelar Doctor pada tahun 1766 dengan makalahnya yang berjudul De Planetarum Influx. Mesmer menyatakan bahwa dalam tubuh manusia terdapat cairan universal yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh. Cairan yang tidak mengalir dengan lancar karena tersumbat bisa menyebabkan manusia menjadi tidak sehat secara mental maupun fisik. Untuk itu Mesmer menggunakan magnet untuk melepaskan sumbatan aliran cairan tadi. Istilah ini dinamakan Animal Magnetism. Metode terapi yang dilakukan Mesmer adalah dengan mengisi penuh sebuah bak dengan air lalu diisi besi magnet. Pasien yang ingin diobati diminta memegang besi dalam bak air itu. Jika pasiennya lebih dari satu, mereka diminta memegang kabel yang menghubungkan satu sama lain dengan maksud agar energi magnet tersebut mengalir ke tiap tubuh pasien. Kemudian pada saat pengobatan, Mesmer melakukan sebuah drama penyembuhan yang menimbulkan efek sugesti yang kuat. Hal ini membuat pasien yang ada menjadi terhanyut dalam

Comments are closed.