Perajin kecil unjuk gigi di pameran internasional

Perajin kecil di Yogya
unjuk gigi lewat pameran
Internasional

Merdeka.com – Dewan Kerajinan Nasional (Dankernas) Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Disperindagkoptan menggelar pameran nasional bertajuk Pameran Kreasi Istimewa Jogja untuk Indonesia, 12-16 November 2014 di Malioboro Mall. Ketua Dankernas Kota Yogya, Anna Haryadi mengatakan pameran internasional yang ke-9 kalinya ini merupakan usaha untuk memajukan dan mempromosikan usaha kerajinan perajin kecil di DIY. Pasalnya dalam realitas kekinian, para perajin UMKM yang belum mapan ini terancam dengan banyaknya usaLiputan6.com, Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) memberangkatkan 15 pelaku Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) untuk mendapatkan pelatihan inovasi teknologi di Pusat Penerapan Ilmu dan Tekhnologi (Puspitek) Nasional yang berlokasi di Tangerang. Intinya untuk meningkatkan sistem inovasi daerah. Untuk sekarang meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Biar Banten ini mempunyai daya saing produk daerahnya, kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Banten Ali Fadillah, usai pelepasan peserta pelatihan di Banten, Rabu (5/11/2014). Pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM) ini diberangkatkan ke Puspitek agar mereka mendapatkan ilmu dan penerapan tekhnologi tepat guna yang berguna bagi pengembangan dan inovasi hasil produknya. Perajin kecil di Yogya unjuk gigi lewat pameran Internasional ha-usaha besar seperti Mall baru di Yogyakarta.

Para perajin akan mendapatkan stand gratis. Ada dua stand yang kami dedikasikan bagi kelompok usaha pengolahan limbah. Pameran ini berskala internasional, dan konrmasi terakhir kawankawan di Malaysia, ailand dan sejumlah negara Asia akan datang. Semoga saja pameran ini dapat meningkatkan produksi dan gairah para perajin kecil, kata Anna Haryadi, Rabu (05/11) ditemui di ruang Humas Pemkot Kota Yogya.

Selain itu Anna menjelaskan gelaran pameran tersebut juga untuk mempertemukan perajin dengan buyer secara langsung. Perajin kecil ini biasanya barangnya nitip, nggak langsung. Nah, di pameran itu mereka akan ketemu langsung. Dan semoga saja seperti tahun-tahun sebelumnya di mana ada pengusaha dari luar Indonesia yang memesan barang dengan jumlah besar pada perajin kecil Yogya, tambahnya.

Kendati bertujuan mengangkat dan mempromosikan perajin kecil karena banyaknya Mall yang berdiri, pameran ini sendiri digelar di Mall juga. Pihak Dekranas menjelaskan bahwa dipilihnya Malioboro Mall karena pusat perbelanjaan yang terdapat di Malioboro tersebut mampu menarik banyak pengunjung. Jadi di Mall Malioboro sampai sekarang masih tetap eksis dan selalu jadi tujuan wisatawan. Selain itu gelaran pameran yang di Malioboro selalu menuai sukses dan menguntungkan perajin, ujarnya.

Comments are closed.