SAKIT LAMBUNG TERKAIT  GANGGUAN PSIKOSOMATIK

SAKIT LAMBUNG TERKAIT GANGGUAN PSIKOSOMATIK

Tulisan ini bukan merupakan resensi buku, namun lebih bersifat upaya Lambung Punya Otak Sendiri
Dalam ilmu kedokteran, khususnya bidang Psikosomatik Medis, dipercaya bahwa lambung mempunyai otaknya sendiri yang sering disebut ENTERIC NERVOUS SYSTEM. Sistem saraf ini juga diatur oleh NEUROTRANSMITTER yang sama seperti yang terdapat di susunan saraf pusat di otak. Saling mempengaruhi antara lambung dan otak banyak kita temukan pada beberapa kasus dispepsia fungsional, suatu kondisi gangguan lambung yang tidak didasari oleh adanya kelainan organ lambung itu sendiri. Sistem saraf enterik ini terdapat di esofgus, lambung, usus kecil dan kolon sehingga keluhan lambung terkait dengan sistem ini bisa mengenai keempat bagian organ lambung tersebut.
Karena didasari dan mempunyai NEUROTRANSMITTER yang sama seperti di susunan saraf pusat jugalah yang membuat pengobatan kasus-kasus dispepsia fungsional atau masalah lambung terkait dengan sistem saraf enterik biasanya menggunakan obat-obatan yang juga bekerja di susunan saraf pusat. Penggunaannya namun sering kali agak berbeda, tergantung diagnosis dasarnya.
Pada kasus pertama misalnya, gejala lambung lebih mendominasi dan menjadi pemicu untuk gejala lainnya. Sedangkan pada kasus kedua gejala lambung merupakan gejala yang terkait dengan gejala lain pada pasien gangguan cemas panik.
Jika melihat dasar dari kondisi sepert ini maka tidak salah jika pasien yang mengalami gangguan lambung dan sudah berobat ke dokter spesialis penyakit dalam saluran cerna namun tidak mengalami perbaikan, dapat berkonsultasi ke psikiater yang memahami masalah lambung ini sebagai masalah terkait dengan aktifitas sistem saraf di tubuh.

Comments are closed.