Saya kerap berdiskusi dengan tokoh ini, dan setiap perbincangan selalu memantik perspektif baru—baik dalam ranah bisnis maupun pendidikan. Di tengah dinamika yang terus berubah dalam dunia usaha dan pendidikan tinggi, hadir sosok yang mampu menghubungkan keduanya: Dr. Meriza Hendri, S.IP., MM. Tak sekadar akademisi, ia juga praktisi bisnis, penulis produktif, dan inspirator di bidang kewirausahaan yang mengedepankan pendekatan humanis dan berpandangan maju.
Berbekal latar belakang akademik yang kaya—Sarjana Ilmu Politik, Magister Manajemen, hingga Doktor Manajemen dari Universitas Padjadjaran—Dr. Meriza memiliki pandangan multidisipliner yang tajam. Perpaduan keilmuan politik dan manajemen serta pengalaman langsung di dunia bisnis menjadikannya mampu membaca dinamika sosial-ekonomi secara strategis, termasuk dalam membentuk pola pikir kewirausahaan yang adaptif di era disrupsi.
Akademisi yang Terhubung dengan Realitas Lapangan
Sebagai dosen tetap di Program Doktor Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama Bandung, Dr. Meriza tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga membimbing mahasiswa jenjang magister dan doktoral dengan pendekatan praktis, terutama dalam bidang kewirausahaan, intrapreneurship, dan strategi bisnis keluarga.
Sebagai peneliti yang terdaftar di SINTA, ia telah menulis puluhan artikel ilmiah, termasuk publikasi di jurnal internasional. Penelitiannya banyak mengangkat isu-isu aktual, seperti daya saing wirausaha di era digital, pola pikir inovatif di kalangan pensiunan (pensionpreneurship), hingga strategi bertahan UMKM pasca-pandemi.
Tak hanya aktif di jurnal akademik, Dr. Meriza juga konsisten menyebarkan pemikirannya melalui media populer. Ia mengisi acara radio mingguan “Belbiz” di K-Lite FM Bandung yang membahas tema-tema manajemen dan bisnis dengan pendekatan ringan namun mendalam. Topik-topik seperti literasi keuangan untuk pensiunan, transformasi bisnis keluarga, dan inovasi organisasi menjadi bahasan rutin. Kehadirannya di berbagai platform—radio, TikTok, hingga situs Strabiz dan GiMB—menunjukkan dedikasinya dalam mendekatkan ilmu kepada masyarakat luas.
Membangun Ekosistem Kolaboratif untuk Kewirausahaan
Di luar dunia kampus, Dr. Meriza juga memiliki kontribusi besar dalam dunia organisasi. Sebagai Wakil Ketua KADIN Kota Bandung dan Pengarah Inkubator Bisnis KADIN, ia mendorong tumbuhnya startup dan UMKM lokal. Ia juga dipercaya memimpin Sinergitas ABCGM Jawa Barat—sebuah platform lintas sektor yang mengintegrasikan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media demi memperkuat ekosistem kolaboratif di wilayah tersebut.
Partisipasinya dalam pengabdian masyarakat berskala internasional, seperti melalui kegiatan PKM bersama PKBM PPI Taiwan, mencerminkan komitmennya untuk memberi dampak nyata, tak hanya di level nasional, tetapi juga bagi komunitas diaspora Indonesia.
Sosok Kolaboratif yang Menjadi Inspirasi
Yang menjadikan Dr. Meriza istimewa bukan hanya deretan gelar dan jabatan, tetapi keteladanannya sebagai akademisi yang aktif menciptakan perubahan nyata. Ia membangun jembatan antara teori dan praktik, antara ruang kuliah dan ruang publik, antara riset, aksi, dan dampak.
Di era yang menuntut kolaborasi dan inovasi lintas sektor, sosok seperti Dr. Meriza hadir sebagai penyegar cara pandang kita terhadap peran pendidikan tinggi—bukan sebagai menara gading yang terpisah dari realitas, melainkan sebagai penggerak transformasi sosial dan ekonomi.
Salah satu kutipan yang mencerminkan semangatnya berbunyi: “Kewirausahaan bukan hanya soal bisnis, tetapi keberanian untuk mengubah pola pikir dan menciptakan nilai.”
Bagi pembaca yang hendak berdiskusi dengan Dr. Meriza Hendri dapat menghubungi email-nya [email protected].
