Upaya Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi

Upaya Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi

Upaya Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi

Pemberdayaan UMKM
Upaya Pengabdian Masyarakat
oleh Perguruan Tinggi

Wawancara dengan M. Rozahi Istambul , S. Komp., MT.
Ka. Prodi Sistem Informasi ? Fak. Teknik Universitas Widyatama

Komunita: Bagaimana fungsi dan peran Perguruan Tinggi (khususnya program studi/prodi Sistem Informasi Universitas Widyatama/UTama) dalam menjalankan program pengabdian masyarakat?

Rozahi: Berdasarkan visi dan misi yang dibangun sejak tahun 2008/2009, program studi Sistem Informasi UTama telah konsen dan fokus pada bidang pengabdian masyarakat. Hal ini sesuai dengan bunyi visinya yaitu menjadi sebuah lembaga unggulan yang mempunyai kompetensi mengelola sistem informasi dengan berbasiskan teknologi informasi serta berkomitmen dan berperan dalam masyarakat wirausaha di Jawa Barat hingga 2013. Kemudian visi tersebut diperpanjang kembali selama 5 tahun ke depan hingga 2018 dengan substansi yang masih sama. Jadi sebenarnya prodi Sistem Informasi telah berkecimpung dalam program-program pengabdian masyarakat sebagaimana yang tertera dalam misinya. Sebagai sebuah lembaga perguruan tinggi, tentunya hal ini diharuskan sesuai dengan penerapan Tri Dharma-nya selain dalam bentuk pengabdian masyarakat akan tetapi juga pada bidang pengajaran dan penelitian. Sejak tahun 2009 kami telah membangun kerjasama secara sinergi antara program penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan beriringan agar keduanya memiliki dampak serta manfaat yang berarti di tengah masyarakat.

Komunita: Jika dilihat dari prosentase kegiatannya, kira-kira berapa porsi dari kedua program ini (penelitian & pengabdian masyarakat) yang telah diterapkan oleh prodi Sistem Informasi?

Rozahi: Dari sisi porsi kegiatan, program penelitian tentu memiliki tugas utama sebagai sebuah hasil produk sementara program pengabdian direfleksikan sebagai salah satu unsur implementasi di masyarakat. Kedua program ini saling berkesinambungan satu sama lain yakni dimana terdapat program penelitian maka unsur pengabdiannya diterapkan juga. Setiap ada product knowledge (dalam bidang penelitian) kaitannya dengan informasi & teknologi harus diaplikasikan dengan program pengabdian masyarakat. Salah satu hal yang kita amati di lingkungan sekitar bahwa banyak kecenderungan pada masyarakat yang sedang memanfaatkan teknologi akan tetapi tidak memahaminya secara sistematik yang dilakukan oleh si penggunanya (user). Contoh, sebagian besar masyarakat kita baru sekedar memahami aplikasi umum internet, email, dan google tanpa melakukan peningkatan keilmuan di bidang IT (Information Technology).

Komunita: Mohon dijelaskan mengenai konsep/model pengabdian masyarakat yang telah dilakukan khususnya Program Studi Sistem Informasi?

Rozahi: Berawal dari adanya pemikiran di bidang penelitian (yang dijelaskan sebelumnya), maka prodi Sistem Informasi mulai saat itu mendekati sektor UMKM dengan berfokus pada jenis masyarakat wirausaha. Kategori masyarakat wirausaha yaitu tingkat masyarakat mikro & kecil yang jumlahnya cukup banyak dibandingkan dengan tingkat menengah ke atas. Ada sebenarnya partisipasi aktif yang dilakukan oleh prodi Sistem Informasi guna mendorong dan memotivasi masyarakat secara umum agar dapat memanfaatkan teknologi informasi. Intinya yaitu kami mengharapkan agar masyarakat khususnya para wirausahawan untuk melek teknologi (mengetahui & mengaplikasikan sistem teknologi informasi) dalam setiap kegiatan usaha/ bisnisnya. Disebabkan hal tersebut maka kami mulai merencanakan aktivitas dengan berorientasi kepada kebutuhan mendasar dari jenis kegiatan para wirausahawan.

Komunita: Bagaimana pandangan bapak mengenai potensi yang dimiliki oleh para pelaku UMKM dari berbagai hal?

Rozahi: Sebelum pihak perguruan tinggi ikut membantu mendorong peningkatan kualitas pelaku UMKM, sebenarnya potensi yang telah mereka miliki cukup kreatif dan besar sekali. Hal ini dibuktikan dengan semakin menjamurnya industri kreatif yang tersebar di berbagai wilayah khususnya kota Bandung. Apalagi didorong pengembangan dan peningkatannya oleh pemerintah setempat ? dalam hal ini adalah Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Kita sebagai pengguna produk dari para pelaku industri kreatif (sektor UMKM) cukup berbangga dan merasa terbantu oleh besarnya potensi diri serta berkat kemandiriannya telah mampu menghasilkan berbagai produk dari hasil kekreatifannya. Saya menilai bahwa para pelaku industri kreatif ini memiliki peluang yang sangat besar untuk tumbuh menjadi maju dan naik ke tingkat atas, jika mereka dapat memanfaatkan fasilitas pendukung lainnya secara optimal. Dari sisi inilah maka kami turut berperan aktif guna mensukseskan segala permasalahan UMKM melalui pengetahuan & penerapan keilmuan di bidang IT (Information Technology).

Comments are closed.