Riset ke Bisnis: Strategi Widyatama Cetak Pebisnis Masa Depan

0
109 views

Riset ke Bisnis: Strategi Widyatama Cetak Pebisnis Masa Depan

Universitas Widyatama wujudkan tagline “Friendly Campus for Future Business Pro”

lewat inovasi bernilai

Senin pagi, 16 Juni 2025 lalu, Gedung Serba Guna Universitas Widyatama dipenuhi energi muda. Ratusan mahasiswa, tenant inkubator, hingga UMKM binaan berkumpul dalam Expo INKOPA UTama. Bertema “Memajukan Kolaborasi, Inovasi, dan Globalisasi”, acara ini bukan sekadar pameran produk. Ia adalah panggung nyata bagaimana kampus mampu melahirkan inovasi sekaligus entrepreneur baru.

Menara Gading ke Kampus Berdampak – Kolaborasi Pentahelix

Bagi Universitas Widyatama, inovasi bukan hanya berhenti di laboratorium. Melalui Inovasi dan Korporasi Akademik (INKOPA), hasil riset ditransformasi menjadi produk bernilai dan solusi nyata bagi masyarakat.

Prof. Dr. Keni Kaniawati, Kepala Biro INKOPA, menegaskan bahwa kampus berdampak harus terukur lewat karya. “Produk seperti pendeteksi gempa, penjernih air, hingga inovasi berbasis teknologi hibah Kedaireka, semua kami arahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Semangat ini juga sejalan dengan visi universitas. Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Dr. Didit Damur Rochman, menambahkan, “Kami tidak ingin lulusan hanya jadi pekerja. Sesuai tagline ‘Friendly Campus for Future Business Pro’, mereka didorong menjadi pebisnis tangguh dan penggerak UMKM baru.”

Keberhasilan Expo INKOPA tak lepas dari model kolaborasi pentahelix – akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. BRIN hadir memberi dukungan teknologi bagi UMKM, sementara KADIN Bandung membuka akses jejaring usaha.

Driszal Fryantoni perwakilan BRIN menyebut pihaknya siap mendampingi UMKM binaan agar lebih efisien dengan teknologi riset. Sedangkan Wakil Ketua KADIN Bandung, Ir. H. M. Shobirin menegaskan keterbukaan bagi mahasiswa wirausaha. “Kami siap mengasistensi mereka agar naik kelas,” katanya.

Rumah BUMN Bandung pun ikut terlibat, membawa UMKM binaannya untuk berbagi pengalaman melalui program Basecamp Millennials.

Dari Riset ke Pasar, Menuju Inovasi Berkelanjutan

Pameran menampilkan karya mahasiswa dan dosen yang siap dipasarkan. Mulai dari sistem deteksi gempa, alat penjernih air, hingga sepatu ramah lingkungan dan “Fashion Bandung Belong To Us”. Semua menunjukkan bahwa riset kampus bisa menembus pasar, bukan sekadar berakhir di jurnal akademis.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini merupakan ruang belajar langsung menghadapi dunia usaha. “Kami berharap mereka terinspirasi dan berani terjun ke bisnis,” ungkap Radinal Pramudha Sirat, CEO Rumah BUMN Bandung.

Sebagai penyelenggaraan perdana, Expo INKOPA dipandang sebagai pemantik kegiatan serupa di masa depan. Wakil Rektor Bidang SDM dan Tata Kelola, Dr. R. Wedi Rusmawan Kusumah, optimistis, “Acara ini pendorong lahirnya kolaborasi, inovasi, dan globalisasi yang berkelanjutan.”

Dengan dukungan penuh dan semangat kolaborasi, Universitas Widyatama meneguhkan diri sebagai kampus berdampak: melahirkan entrepreneur muda, memperkuat ekosistem UMKM, dan menghadirkan riset yang benar-benar berguna bagi masyarakat. (by Komunita)