Home Blog Page 74

Pendampingan atau Monitoring Bisnis

pendampingan atau monitoring bisnis

PENDAMPINGAN

Pemberdayaan UMKM dalam mengembangkan bisnisnya tentu tidak sekedar memerlukan dukungan dana, tetapi juga dukungan non-finansial berupa : pendampingan atau monitoring bisnis, konsultasi bisnis, pelatihan bisnis, networking, dan akses pasar. Terlebih bagi bisnis UMKM, para pengusaha kecil dan sederhana tersebut mungkin tidak pernah mengerti bagaimana menyusun neraca atau istilah-istilah keuangan yang rumit. Namun, kebutuhan mereka tidak jauh berbeda dengan pengusaha besar. Mereka juga memerlukan pengetahuan untuk mengelola keuangan bisnisnya, dukungan dana, dan akses ke pasar. Dalam kaitan tersebut jelas mereka memerlukan pendampingan.

Makna umum kata pendampingan mudah diterka: kegiatan mendampingi atau kegiatan menyertai sesuatu atau seseorang. Dalam pengertiannya yang umum seperti ini, kata pendam pingan tidak istimewa. Dia biasa-biasa saja. Akan tetapi, sebagai konsep, kata pendampingan belum lama hadir dan dipergunakan dalam diskursus Bahasa Indonesia. Konsep kata ini menjadi istimewa karena ia mewadahi nuansa-nuansa khusus yang baru, utamanya yang bertalian dengan teori belajar dan teori perkembangan budaya. Esei pendek ini hendak memosisikan kata pendampingan sebagai kata-sakti dalam kegiatan pendidikan dan pengembangan. Pertama akan didiskusikan berbagai (lapis) makna yang terkandung di dalam?kata pendampingan dengan cara menggelarnya dalam kaitannya dengan prinsip-prinsip pendidikan.

Ketika membicarakan prinsip-prinsip kependidikan yang lahir dari konsep pendampingan ini, berbagai atribut yang melekat pada konsep ini tersibak dan tampak menonjol. Berbagai petunjuk praktis untuk melaksanakan kegiatan pendampingan yang produktif akan diajukan supaya kegiatan ini membuahkan manfaat optimal. Yang perlu segera digarisbawahi adalah bahwa pendampingan bukanlah konsep statis seperti yang dimaknakan secara umum seperti disiratkan pada paragraf pembuka, melainkan konsep dinamis. Dalam praktik, konsep pendampingan statis mungkin mewujud dalam serentetan instruksi yang diberikan seorang manajer untuk dilaksanakan secara membuta oleh staf bawahannya.

Proses komunikasi satu arah semacam ini bukanlah pendampingan yang kita inginkan, karena relasi yang semacam ini tak memberi ruang bagi perkembangan staf yang diposisikan sebagai pelaksana perintah belaka. Konsep pendampingan yang dinamis yang diinginkan adalah kegiatan pendewasaan yang dilandasi niat membimbing dan mengembangkan, dan oleh karena itu proses pelaksanaannya juga diwarnai komunikasi dua-arah. Dalam praktiknya, pendampingan yang dinamis dan berbasis kemaslahatan yang dibimbingnya, yang pertama dilakukan adalah dialog yang sengaja diba ngun antara pihak yang lebih tahu dan mampu (sebut saja mentor) dengan yang pihak yang sedang belajar (mentee) yang dibimbingnya.

Dari dialog yang dibangun yang fungsi utamanya antara lain adalah menjajagi kemampuan awal dan kesiapan mentee untuk menjangkau tahapan kinerja yang lebih tinggi mentor mendesainkan rambatan struktural (atau scaffolds, dalam nomenklatur social constructivism) yang dapat membantu dan memfasilitasi mentee untuk mencapai tahapan kinerja lanjut yang diinginkannya. Dengan demikian, projek kegiatan yang dilakukan berada dalam jangkauan-belajar dan cakupan perkembangan mentee, dan pencapaiannya merupakan sesuatu yang diinginkan yang bersangkutan.

Rambatan struktural yang dimaksud di sini adalah upaya untuk memfasilitasi perkembangan kemampuan dan peningkatan kinerja mentee. Bentuknya dapat bermacam-macam termasuk demonstrasi, penjelasan, contoh-contoh, tugas-tugas, dan pertanyaan-pertanyaan yang diberikan mentor ; dan semua bentuk sca?olds ini tidak dapat diberikan secara acak dan mana-suka. Tiga syarat perlu dipenuhi agar dukungan yang diberikan mentor memfasilitasi mentee dalam belajar dan berkembang.

Keindahan Permainan Layangan

Keindahan Permainan Layangan

Keindahan Permainan Layangan

Dalam Ideologi serta Aspek Kehidupan Masyarakat Bali

Oleh : Azizah Assattari

Manusia dalam pandangan Johan Huizinga (Homo Luden,Huizinga, 1938), merupakan homo luden (manusia bermain) yang memiliki sifat kebermainan yang unik dan menciptakan berbagai bentuk permainan dalam konteks budaya. Salah satu bentuk permainan universal adalah permainan layangan. Istilah layang-layang, layangan, atau wau, merupakan lembaran bahan tipis berkerangka yang diterbangkan ke udara dan terhubungkan dengan tali atau benang ke daratan atau pengendali. Layang-layang memanfaatkan kekuatan hembusan angin sebagai alat pengangkatnya.

Di Indonesia, permainan layangan juga merupakan salah satu warisan budaya yang cukup populer di tengah masyarakat. Layangan telah dikenal di Indonesia semenjak jaman prasejarah dan terus berkembang mengikuti kebutuhan hidup manusia. Layangan digunakan dalam berbagai fungsi dan tujuan, baik itu ritual keagamaan, mata pencaharian (penangkap ikan), bahkan perang. Layangan pun bermacam jenisnya, baik yang hias (koang), maupun yang aduan (laga).

Layangan Bali sebagai permainan tradisional Indonesia merupakan bagian dari ritual keagamaan dan ideologi hidup masyarakat Bali. Kekayaan budaya khas nusantara terlihat dari keindahan rancangan, makna, dan mitos legenda yang terkandung di dalamnya. Dalam masyarakat Bali, layang-layang seakan sudah menjadi bagian dalam tradisi budaya Bali yang merupakan masyarakat agraris. Hal ini tercermin dari folklore tentang Betara Rare Angon, yang kerap digunakan sebagai acuan mengenai sejarah kedekatan layang-layang dengan kehidupan masyarakat Bali.
Berdasar folklore tersebut, layang-layang menjadi bentuk ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan petani atas keberhasilan panen di sawah mereka. Ucapan terima kasih para petani dituju kan kepada Dewa Siwa, satu dari tiga manifestasi Tuhan dalam kepercayaan Hindu. Betara (Dewa) Rare angon ini dipercaya sebagai penjelmaan Dewa Siwa, yang tedun (turun dari langit) seusai panen. Rare angon ini diwujudkan anak kecil yang duduk di punggung kerbau sambil memainkan serulingnya.

Layangan dalam mitologi memiliki semacam makna tersirat sebagai pesan cinta bumi kepada langit yang akan menyebarkan kebaikan bagi alam semesta. Ada beberapa konsep yang muncul di tengah masyarakat Bali mengenai layangan, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Layang-layang untuk Menghibur Dewi Sri (Dewi Padi)
Menurut mitologi orang Bali, layangan yang telah mengudara de ngan bunyi guangannya seperti sunariatau suling suci Bhatara Wisnu atau Sri Kresna, amat menarik hati para bidadari di kahyangan. Mereka datang dan naik ke atas layangan untuk turun ke Bumi meladeni Dewi Sri. Perwujudannya berupa hasil padi yang menguning dan dijemur di sawah. Menurut kepercayaan mitologis itu, Dewi Sri dihibur dengan suara guangan, sunaridan pindekan yang jernih mengalun dan menawan.


Menurut ketua Persatuan Pelayang Bali, Drs. I Gst. Putu Rai Andayana (Bali, 2009), pada saat itu para kaum lelaki dikatakan menjadi dedarinan (kaum laki yang getol dengan kegembiraan, yang dimitoskan sebagai lelaki yang mencari bidadari yang sering menjadi lupa akan segalanya). Saat itu sang dewa layangan (Rare angon) turun mengilhami para pelayang (Undagi) dalam bermain layangan, sehingga muncul istilah rare angon girang melayangan yang maknanya adalah seseorang yang kegirangan dalam suatu kesenangan / kegembiraan akan bisa melupakan segalanya. Kegembiraan/ kebahagiaan itu di simbolkan sebagai?Dewi Sri (dewi kemakmuran) dengan dan para bidadarinya.

TANTANGAN EKONOMI INDONESIA

tantangan ekonomi indonesia

https://uono.fun

https://uono.site

https://uono.club

https://uono.pw

https://uono.space

https://uono.uk.cc

https://yono.sbs

https://yonox.art

https://jaiho.net

https://yono.eu.cc

https://yono.asia

https://yono.rest

https://jaiho.icu

https://jaiho.xyz

https://okrummy.cc

https://okrummy.org

https://winrummy.org

https://winrummy.cc

https://winrummy.asia

https://winrummy.me

https://winrummy.art

https://winrummy.online

https://winrummy.site

https://jaiho.cc

https://jaiho.top

https://okrummy.online

https://okrummy.site

https://okrummy.art

https://okrummy.asia

https://okrumee.top

https://okrummyclub.fun

https://okrumy.xyz

https://ocrummy.site

https://okrumi.online

https://myokrummy.xyz

https://playokrummy.online

https://okrummie.fun

https://okrummy.today

https://okrummyworld.com

https://okrummypro.com

https://okrummylive.com

https://okrummy.live

https://okrummypoker.com

https://okrummynet.com

https://okrummyplus.com

https://okrummygaming.com

https://okrummyplay.com

https://bestokrummy.com

https://okrummy.fun

https://okrummy.click

https://okrummyclub.com

https://okrummy.world

https://okrummygaming.club

https://playokrummy.bet

https://myokrummy.com

https://playokrummy.com

https://gookrummy.com

https://okrummytoday.com

https://okrummyzone.com

https://okrummyvip.com

https://okrummygame.com

https://okrummyonline.com

https://myokrummy.games

https://okrummyzone.biz

https://bestokrummy.pro

https://okrummyonline.vip

https://okrummypoker.co

https://okrummygames.net

https://okrummylive.top

https://okrummygame.site

https://okrummyplay.org

https://okrummy.co

https://okrummy.biz

https://www.sbgaccsojitra.edu.in/okrummy/

https://kamanitubes.com/index.aspx

TANTANGAN EKONOMI INDONESIA
dalam MENGHADAPI

PASAR BEBAS
AEC 2015

R. Roosaleh Laksono (Dosen FE UTama)

I.PENDAHULUAN

Satu negara menjalin kerjasama dengan negara lain timbul karena saling membutuhkan diantara negara tersebut, sehingga salah satunya timbul perdagangan internasional. Terdapat beberapa teori yang menjelaskan timbulnya perdagangan internasional itu sendiri, berdasarkan beberapa pandangan yang berasal dari Adam Smith dengan teori keunggulan absolute-nya (absolute advantage), Mercantilism dikenal dengan Mercantilism-nya, dan David Ricardo dengan teori comparative advantage-nya.

Salah satu perwujudan dari perdagangan inter nasional tersebut adalah telah disepakatinya kerja sama di bidang ekonomi antara negara-negara ASEAN yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC). AEC merupakan pasar bebas (free trade) di kawasan negara-negara ASEAN seperti halnya masyarakat Uni Eropa, NAFTA. Tujuan dari perdaga ngan bebas adalah kesepakatan untuk menghilangkan atau mengurangi hambatan atau prosedur yang biasa dilakukan dalam perdagangan internasional baik segi tarif (tarif barang masuk) maupun non tarif (Elimination of Non-Tariff Barriers). Bentuk-bentuk peraturan pemerintah atau regulasi-regulasi adalah termasuk hambatan non-tarif yang pada umumnya dikenakan untuk tujuan-tujuan tertentu, misalnya melindungi pengusaha domestik dari persaingan impor, yang sebenarnya hal ini harus sudah dihilangkan untuk menciptakan dan mendorong persaingan sesuai dengan kesepakatan bersama.

Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) sudah di depan mata yang akan diberlakukan tahun 2015, tepatnya akan diberlakukan pada tanggal 31 Desember 2015 mendatang dimana kawasan ASEAN akan menjadi pasar terbuka dan kesatuan yang berbasis produksi, serta mobilitas arus barang, jasa, investasi, modal, dan tenaga kerja akan bergerak bebas. Keputusan pembentukan ini untuk memperkuat daya saing negara-negara ASEAN dalam menghadapi persaingan global dengan negara lain.

Awal pembentukannya AEC ini sebenarnya suatu proses panjang, ASEAN telah menyepakati berbagai kesepakatan dalam bidang ekonomi. Kerjasama ini kemudian diperkuat dengan deklarasi pada Oktober 2003 yang berlangsung di Bali yang dihadiri kepala negara masing-masing negara ASEAN. Deklarasi tersebut menyepakati pembentukan komunitas ASEAN untuk beberapa bidang yaitu dalam bidang keamanan & politik (ASEAN Political-Security Comunity), bidang ekonomi (ASEAN Economic Community) dan sosial budaya (ASEAN Socio-Culture Community) yang dikenal dengan Bali Concord II. Untuk bidang ekonomi merupakan tujuan integrasi ekonomi regional ASEAN pada tahun 2020 (ASEAN vision 2020). Selain itu misi AEC adalah untuk menjadikan perekonomian di ASEAN i lebih baik serta mampu bersaing dengan negara-negara di dunia yang perekonomiannya lebih maju dibandingkan dengan kondisi negara ASEAN saat ini, serta menjadi lebih strategis di kancah Internasional,
AEC sesuai dengan cetak biru (blue print) yang menjadi pedoman negara-negara ASEAN dalam mewujudkan AEC 2015 telah melahirkan empat pilar, yaitu (1) menjadikan ASEAN sebagai pasar tunggal dan berbasis produksi menjadikan ASEAN lebih dinamis dan kompetitif yang didukung dengan elemen aliran bebas barang, jasa, investasi, tenaga kerja terdidik dan aliran modal yang lebih bebas; (2) ASEAN sebagai kawasan dengan daya saing ekonomi tinggi, dengan elemen peraturan kompetisi, perlindungan konsumen, hak atas kekayaan intelektual, pengembangan infrastruktur, perpajakan dan e-commerce; (3) ASEAN sebagai kawasan dengan pengembangan ekonomi yang merata dengan elemen pengembangan usaha kecil dan menengah dan prakarsa integrasi ASEAN untuk Negara CNLV (Cambodia, Myanmar, Laos dan Vietnam); (4) ASEAN sebagai kawasan yang terintegrasi secara penuh dengan perekonomian global.

Integrasi sektor barang dimulai dengan Preferential Trade Arrangement (PTA) tahun 1977, disusul dengan skim Common Effective Preferential Tariff for ASEAN Free Trade Area (CEPTAFTA) tahun 1992 Integrasi sektor jasa dimulai tahun 1995 dengan disepakatinya ASEAN Framework Agreement on Services (AFAS). Pembukaan sektor jasa dilakukan bertahap melalui Paket-paket Integrasi dengan target pada tahun 2015 terintegrasi 128 sub-sektor dari 11 sektor jasa ditambah 16 sub-sektor finansial dan 13 sub-sektor air transport.

Genjot peran UMKM, Pemerintah Janji Pangkas Izin KUR

Genjot peran UMKM, Pemerintah Janji Pangkas Izin KUR

Merdeka.com – Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi skala prioritas yang akan digenjot. Menurutnya, pemerintah akan mempermudah pinjaman modal untuk meningkatkan geliat pengusaha sektor tersebut.

Sofyan menegaskan salah satu permasalahan sulitnya pengembangan UMKM ialah perizinan bagi unit usaha tersebut dalam mendapat kredit usaha rakyat (KUR).

Satu bagaimana kita menyederhanakan UMKM. UMKM itu sekarang ini izinnya banyak rumit. Nanti bikin satu izin saja, sehingga satu izin maka UMKM bisa menjadi kreditional mereka untuk dipakai kredit perbankan, kata Sofyan kepada awak media usai melakukan rapat dengan Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Kompleks Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (28/10).

Sofyan berjanji realisasi solusi persoalan itu akan dikebutnya dalam jangka waktu dekat. UMKM kita sangat banyak dan dapat dirasakan langsung oleh UMKM, katanya.

Sofyan menegaskan teknis rencana ini akan dibahas lebih lanjut dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Jangan birokrasi itu menghambat pertumbuhan ekonomi. Banyak masalah perizinan dan birokrasi yang selama ini sebenernya bisa disederhanakan, pungkasnya.

[bim] Muhamad Agil Aliansyah | 28 Oktober 2014

Program Pengenalan Universitas, Universitas Widyatama

Program Pengenalan Universitas (PPU)
Universitas Widyatama

https://uono.fun

https://uono.site

https://uono.club

https://uono.pw

https://uono.space

https://uono.uk.cc

https://yono.sbs

https://yonox.art

https://jaiho.net

https://yono.eu.cc

https://yono.asia

https://yono.rest

https://jaiho.icu

https://jaiho.xyz

https://okrummy.cc

https://okrummy.org

https://winrummy.org

https://winrummy.cc

https://winrummy.asia

https://winrummy.me

https://winrummy.art

https://winrummy.online

https://winrummy.site

https://jaiho.cc

https://jaiho.top

https://okrummy.online

https://okrummy.site

https://okrummy.art

https://okrummy.asia

https://okrumee.top

https://okrummyclub.fun

https://okrumy.xyz

https://ocrummy.site

https://okrumi.online

https://myokrummy.xyz

https://playokrummy.online

https://okrummie.fun

https://okrummy.today

https://okrummyworld.com

https://okrummypro.com

https://okrummylive.com

https://okrummy.live

https://okrummypoker.com

https://okrummynet.com

https://okrummyplus.com

https://okrummygaming.com

https://okrummyplay.com

https://bestokrummy.com

https://okrummy.fun

https://okrummy.click

https://okrummyclub.com

https://okrummy.world

https://okrummygaming.club

https://playokrummy.bet

https://myokrummy.com

https://playokrummy.com

https://gookrummy.com

https://okrummytoday.com

https://okrummyzone.com

https://okrummyvip.com

https://okrummygame.com

https://okrummyonline.com

https://myokrummy.games

https://okrummyzone.biz

https://bestokrummy.pro

https://okrummyonline.vip

https://okrummypoker.co

https://okrummygames.net

https://okrummylive.top

https://okrummygame.site

https://okrummyplay.org

https://okrummy.co

https://okrummy.biz

https://www.sbgaccsojitra.edu.in/okrummy/

https://kamanitubes.com/index.aspx

Bandung,(26/08/2014), Mahasiswa Baru Universitas Widyatama Tahun Ajaran 2014/2015 mengikuti Program Pengenalan Universitas (PPU) bertempat di Auditorium Serba Guna Universitas Widyatama mulai hari Selasa, 26 Agustus 2014 lalu.
Selamat pagi cama, selamat pagi cami begitu sapaan akang dan teteh mentor ketika menyambut keluarga baru civitas academica yang masih berseragamkan putih abu itu. Bagi mereka, Mahasiswa baru itu dianggap sebagai Cama (Calon Mahasiswa) atau Cami (Calon Mahasiswi) yang akan melepas masa sekolah menengah atas ke jenjang perkuliahan. Suatu hal yang harus kita garis bawahi, ketika rotasi masa remaja menjadi masa dewasa itu di Universitas, kita semakin berfikir mau jadi apa kita nanti Ujar Dea seorang mahasiswi baru di Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi D3.

Pada dasarnya kegiatan Orientasi memiliki tujuan mulia mempersiapkan mahasiswa baru memasuki lingkungan pendidikan yang baru dengan serangkaian acara yang dipadatkan?dalam beberapa hari. Paradigma ospek yang penuh kekerasan dan ajang penggemblengan harus mulai berubah dengan hal-hal yang lebih positif.
Bahkan, ospek harus dihentikan selama perguruan tinggi belum bisa mengubah proses pengenalan kampus dengan cara yang baik dan santun. Ini adalah sebuah kemasan baru Universitas Widyatama dalam menyelenggarakan ospek yang jauh dari SARA, kekerasan dan perploncoan dari seniornya. Kegiatan yang lebih mencakup akademik dan pengolahan softskill lebih utama agar lebih bermanfaat bagi mahasiswa baru yang sebentar lagi akan menjalankan perkuliahan.

Acara ini berlangsung selama 4 hari. Kegiatan PPU tahun ini meliputi, Sidang Senat terbuka , Motivasi, berorganisasi, Wawasan kampus, Ceramah tentang Kebangsaan dari Bapak Ridwan Kamil Walikota yang diwakili oleh Kadis Pendidikan Kota Bandung tentang Program-program kota Bandung menuju Bandung Juara selaku Walikota Bandung dsb.

Kami ucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru, dan kami berterimakasih atas kepercayaannya memilih Universitas Widyatama sebagai tempat menuntut ilmu serta mudahmudahan kepercayaan yang diberikan para orang tua mahasiswa, masyarakat dan lapangan kerja akan bermuara pada pencapaian sasaran kita bersama, yaitu manusia yang berkualitas dengan akhlak dan moral yang tinggi.(mkt)Program Pengenalan Universitas (PPU) Universitas Widyatama

Sertijab di lingkungan Universitas Widyatama

Sertijab di lingkungan Universitas Widyatama

Bandung, (10/09/2014), Universitas Widyatama menyelenggarakan acara serah terima jabatan dengan beberapa pejabat yang dilantik hari ini. Dr. H. Islahuzzaman, S.E., M.Si., Ak., CA. Rektor Universitas Widyatama melantik para pejabat baru di lingkungan Universitas. Jabatan baru yang diserahterimakan diantaranya Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, sampai dengan Sekretaris program studi. Melalui serah terima jabatan dan pelantikan pejabat baru ini, Rektor dan Ketua Yayasan Widyatama berharap agar semakin meningkat kan sinergi dan kebersamaan demi mencapai keberhasilan visi dan misi menjunjung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi. (mkt)

Pembekalan Mahasiswa Terhadap Pencegahan Narkotika

Pembekalan Mahasiswa
Terhadap Pencegahan
Narkotika

Bandung, (28/08/14). Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba, ujar DR. Aishah Dahlan pada acara PPU Universitas Widyatama, Kamis 28 Agustus 2014 lalu. Pembekalan dengan tema Global Action for Health Without Drugs adalah program pokok Universitas Widyatama bagi para mahasiswa yang diselenggarakan setiap tahun. Program ini sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi Widyatama terhadap masalah generasi muda dan bangsa. Pembekalan pencegah narkotika dilakukan Widyatama melalui metode seminar dan teater rekontsruksi ulang yang dipentaskan oleh mantan pengguna narkotika. Melalu metode ini diharapkan lebih member gambaran nyata tentang akibat buruk narkotika yang seharusnya dihindari.?Upaya pemberantasan narkoba sering dilakukan namun masih sedikit Pembekalan Mahasiswa Terhadap Pencegahan Narkotika

kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba.
Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba, ujar Aishah.?Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja. Masa remaja adalah periode rawan yang merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Pada masa remaja, keinginan untuk mencobacoba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali.

Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal tersebut bisa juga memudahkan remaja terdorong menyalahgunakan narkoba.
Berkembangnya jumlah pecandu ditentukan oleh dua faktor, yaitu faktor dari dalam diri meliputi : minat, rasa ingin tahu, lemahnya rasa ketuhanan, ketidakstabilan emosi.
Faktor kedua,?dari luar diri meliputi : gangguan psiko-sosial keluarga, lemahnya hukum terhadap pengedar dan pengguna narkoba, lemahnya sistem sekolah dalam pendidikan moral termasuk bimbingan konseling, dan pendidikan agama yang kurang tertanam sejak dini. Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Jika ini berkelanjutan, bangsa ini akan kehilangan remaja akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa ini. (mkt)

Muhasabah Widyatama: Dari mana kita berasal?

Muhasabah Widyatama:
Dari mana kita berasal?

Bandung, (30/08/2014). Universitas Widyatama menyelenggarakan Muhasabah dengan mengundang Cak Nur bersama Cak Ayub sebagai penceramah. Acara ini dihadiri seluruh Pimpinan Yayasan dan Universitas beserta jajarannya, dosen dan karyawan. Muhasabah Widyatama direncanakan dilaksana kan Insya Allah setiap 1 tahun satu kali, dengan tujuan membuat semua karyawan serta dosen lebih dekat dengan Allah SWT, tutur Bapak T.Ontowiryo Abdoelkadir S.E., MBA, Ketua Yayasan ketika memberikan sambutan sebelum acara berlangsung. Beliau menuturkan bahwa Muhasabah kali ini merupa kan tahap pertama dalam melakukan evaluasi diri Yayasan dan Universitas, karena akan ada muhasabah kedua yang insya Allah akan diselenggarakan berikutnya. Muhasabah pertama lebih menitikberatkan pada penguat?

Muhasabah Widyatama: Dari mana kita berasal?

an softskill, sedangkan muhasabah kedua lebih focus pada hardskill, kaitannya dengan evaluasi kinerja. Muhasabah berasal dari kata hasibah yang artinya menghisab atau menghitung. Muhasabah diidentikan dengan menilai diri sendiri atau mengevaluasi, atau introspeksi diri. Dalam ceramahnya, Cak Nur membedah isi Al-Quran beserta tafsirnya yang menjelaskan terbentuknya bumi sampai dengan binasa (Kiamat). Terbentuknya planet, menjadi sebuah orbit yang sering dijadikan penunjuk arah, Flora serta Fauna dan terbentuklah orang tua kita melalui tujuh masa.

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan, [Q.S.AlHasyr (59):18]. Dari firman Allah di atas tersirat suatu perintah untuk senantiasa melakukan muhasabah supaya hari esok akan lebih baik. Dalam melakukan muhasabah, seorang muslim menilai dirinya, apakah dirinya lebih banyak ber buat baik ataukah lebih banyak berbuat kesalahan dalam kehidupan sehari-harinya. Dia mesti objektif melakukan penilaiannya dengan menggunakan Al-Quran dan Sunnah sebagai dasar penilaiannya bukan berdasarkan keinginan diri sendiri. Oleh karena itu melakukan muhasabah atau introspeksi diri merupakan hal yang sangat penting untuk menilai apakah amal perbuatannya sudah sesuai dengan ketentuan Allah.(mkt)

 

Tim Renang Universitas Widyatama Meraih Medali Emas

Tim Renang Universitas Widyatama
Meraih Medali Emas di Liga Mahasiswa (LIMA) 2014

Tim Renang Universitas Widyatama Meraih Medali Emas di Liga Mahasiswa (LIMA) 2014

Bandung, (13/09/2014), Universitas Widyatama meraih juara III Nasional Liga Mahasiswa (LIMA) yang diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia. Didirikan pada 15 Mei 2012, Liga?Mahasiswa (LIMA) merupakan organisasi privat yang bertujuan menciptakan platform bagi mahasiswa/mahasiswi Indonesia dalam berkarya di bidang olahraga.?Melalui setiap kegiatan yang dilakukan, LIMA berharap dapat memunculkan bibit-bibit baru anak bangsa yang atletis, berpendidikan, dan peduli sosial.

Dengan meraih kemenangan dari kategori 1 Medali Emas untuk gaya punggung 50 m, 1 Medali Emas untuk gaya punggung 100 m, 1 Medali Perak untuk 200m ganti, 1 Medali Perak untuk 100m gaya kupu. Muhammad Hamgari dan Dhafin Faza Ghani menjadi perwakilan yang mengharumkan nama Universitas Widyatama di acara yang diselenggarakan bertaraf nasional se-Indonesia ini. LIMA memiliki lima conference?atau lebih sering disebut regional. Pertandinganpertandingan akan di adakan per daerah lebih dulu dan yang terbaik akan dikirim ke kejuaran Liga Mahasiswa Nasional di lokasi berbeda tiap tahunnya. Saat ini LIMA menangani lima cabang olah raga yaitu Basket , Futsal, Badminton, Renang, dan Golf. Organisasi yang dipimpin Ryan Gozali sebagai CEO ini berharap bisa menjadi wadah yang bisa menjembatani kemampuan para atlet muda dalam bidang olahraga tanpa harus mengorbankan pendidikan formal mereka. LIMA tetap menekankan pendidikan sebagai jaring pengaman bagi para atlet bilamana para atlet tersebut tidak menjadi atlet profesional. Dengan adanya prestasi di Bidang Olahraga khususnya berenang, kami berharap Universitas Widyatama dapat bersaing dengan Universitas lain baik dari segi olahraga selebihnya di Bidang Akademik. (mkt)

Kuliah Umum Benchmarking Kurikulum

Kuliah Umum Benchmarking
Kurikulum bersama Dikti dan QA Based Qualification Specialist of Australia

Kuliah Umum Benchmarking Kurikulum bersama Dikti dan QA Based Qualification Specialist of Australia

Bandung,(20/10/2014). Untuk meningkatkan penyelarasan pendidikan dengan kualifikasi dunia kerja, Universitas Widyatama kini sedang melakukan penyusunan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) atau Indonesian Qualification Framework (IQF).

Dalam rangka program tersebut, Universitas Widyatama mengundang Ibu Megawati Santoso, Ph.D dari DIKTI dan tamu dari QA Based Qualification of Australia.

Maksud dan tujuan kegiatan ini melakukan Benchmarking Curricullum.

Aan Doolotte perwakilan dari QA Based Quali fication Specialist memaparkan presentasinya didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. Davidescu Cristiana V. M.,M.A. dan Ibu Megawati S. Dalam pembahasana disebutkan bahwa sebuah kurikulum yang diterapkan di institusi pendidikan memiliki singgungan dengan kualifikasi dosen yang menjalankan kurikulum tersebut. Sampai atau tidaknya sebuah kurikulum kepada mahasiswa ketika implementasi mengajar, tergantung pada pemahaman seorang dosen yang bersangkutan tentang kurikulum yang diterapkan ujar Megawati ketika menambahkan pemaparan dari Aan Doolotte.

Acara yang diselenggarakan di Gedung Magister Manajemen tersebut dihadiri Dekan di seluruh Fakultas, Ketua Program Studi, serta Sekertaris Program Studi. Pertemuan tersebut menjadi sebuah forum diskusi antara dosen-dosen Universitas Widyatama dengan pemapar, khususnya dalam hak dan kewajiban belajar mengajar serta fasilitas.