Home Blog Page 73

9 Buah-buahan penurun Kolesterol

Di jaman kini yang banyak menawarkan kemudahan hidup ternyata juga dalam hal-hal tertentu berdampak kurang baik. Kolesterol kini selalu menjadi topik perbincangan hangat mengingat jumlah penderitanya semakin tinggi di Indonesia. Kebiasaan dan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari berperan penting dalam mempengaruhi kadar kolesterol darah. Semakin baik pola dan kualitas makanan sehari-hari, tentu makin terjaga pula keseimbangan kolesterol dan kesehatan secara keseluruhan. Namun jika semakin buruk pola dan kualitas makanan sehari-hari, tentu makin tidak terjaga pula keseimbangan kolesterol dan kesehatan secara keseluruhan.
Kolesterol atau kadar lemak dalam darah umumnya berasal dari menu makanan yang dikonsumsi. Semakin banyak konsumsi makanan berlemak, maka akan semakin besar peluangnya untuk menaikkan kadar kolesterol. Kolesterol merupakan molekul sejenis lemak dalam aliran darah. Dalam kadar normal atau kurang dari dari 200 mg/dl, kolesterol adalah sahabat bagi sistem tubuh. Kolesterol diperlukan untuk membentuk membran sel, membentuk hormon, juga sumber energi, kata dr.P.Tedjasukamana, Sp.JP, ahli jantung.
Ada dua jenis kolesterol, yakni low-density lipoprotein (LDL) yang dikenal sebagai kolesterol jahat. LDL berfungsi mengalirkan kolesterol ke seluruh tubuh. Kelebihan LDL menyebabkan penumpukan lemak di dinding arteri. Sementara itu jenis lemak lain adalah high density lipoprotein (HDL), yang memiliki fungsi berlawanan dengan LDL. HDL atau kolesterol baik ini berfungsi membuang kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dan mencegah penumpukan, Kadar LDL yang berlebih (lebih dari 130 mg/ dl) akan menyebabkan penumpukan di pembuluh darah lama kelamaan akan menyempitkan pembuluh darah. Akibatnya adalah serangan jantung atau stroke.
Kematian mendadak akibat serangan jantung harus diwaspadai karena angkanya terus meningkat. Jantung koroner merupakan penyakit pembunuh yang paling ditakuti. Sekitar 80 persen meninggal secara mendadak.
Dahulu kolesterol tinggi bisa terjadi pada usia 50 tahun ke atas. Namun, penelitian di Indonesia tahun 2004 menunjukkan 9,3 % kolesterol tinggi terjadi di usia muda, yakni 25 ? 34 tahun. Untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi bisa dilakukan dengan mengkonsumsi buah-buahan segar.
Tentunya buah segar yang dikonsumsi tanpa tambahan gula, pemanis buatan, susu atau bahan lainnya. Ada sembilan buah-buahan memiliki kandungan nutrisi berupa vitamin, mineral dan senyawa baik yang bisa membantu menurunkan kolesterol. Buah segar juga mengandung serat yang dibutuhkan membantu menurunkan kolesterol. lawan kolesterol dengan buah-buahan seperti berikut :

1. Alpukat
Selama ini ada anggapan bahwa alpukat adalah buah yang mengandung banyak lemak dan tidak baik untuk kesehatan. Alpukat memang mengandung banyak lemak, yaitu sekitar 16 persen. Tetapi lemak pada alpukat adalah lemak yang menyehatkan, karena 63% penyusunnya adalah asam lemak tak jenuh, terutama asam lemak tidak jenuh tunggal. Mengkonsumsi alpukat justru akan membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang sangat buruk bagi kesehatan. Lemak tak jenuh pada alpukat berfungsi sebagai antioksidan yang berkhasiat menjaga pembuluh darah kita dari kerusakan arteri akibat penumpukan kolesterol LDL. Selain sebagai buah penurun kolesterol, alpukat juga sangat baik bagi penderita diabetes karena mengandung banyak omega-9 dan serat. Omega-9 dan serat ini berkhasiat menjaga kadar gula darah dalam tubuh kita.

2. Tomat
Selain Alpukat, tomat juga termasuk buah penurun kolesterol yang paling ampuh. Bahkan laporan riset di jurnal Maturitas menyebutkan, tomat yang sudah dimasak memiliki khasiat yang hampir sama dengan obat kimia penurun kolesterol seperti statin (obat gangguan jantung). Bedanya, tomat tidak memberi efek samping yang buruk seperti sakit otot, lemas dan bahkan kerusakan saraf. Rahasia khasiat tomat ini ada pada senyawa likopen yang memberi warna merah pada tomat matang. Likopen merupakan antioksidan penting yang berkhasiat mengurangi resiko stroke dan serangan jantung. Selain likopen, tomat juga mengandung kalium dan vitamin B yang mampu menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Untuk mendapatkan kandungan likopen terbaik, tomat sebaiknya dimasak terlebih dahulu karena likopen akan menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh. 50 gram pasta atau setengah liter sari buah tomat akan memberikan perlindungan dari sakit jantung.

3. Jeruk Nipis
Buah yang satu ini memang tidak tidak terlalu banyak dikonsumsi secara langsung. Jeruk nipis lebih banyak digunakan sebagai teman minum atau dicampur dalam masakan. Jeruk nipis mengandung senyawa flavonoid yang berkhasiat menghambat produksi kolesterol LDL, sehingga otomatis akan mengurangi resiko serangan jantung. Selain pada jeruk nipis, flavonoid juga banyak ditemui pada teh, tomat, brokoli, kedelai, delima, serta bawang merah dan bombay. Untuk menikmati jeruk nipis, cukup dengan mengiris-iris tipis dan masukan ke dalam gelas. Tuang air panas dan tunggu 30 menit, lalu diminum sampai habis. Sebaiknya diminum dua kali sehari, pagi dan malam. Jangan khawatir dengan perut Anda, karena jeruk nipis tidak akan membuat lambung jadi perih.

4. Apel
Sudah sejak lama buah apel dianggap sebagai buah yang sangat menyehatkan. Bahkan ada anggapan yang mengatakan makan apel setiap hari, maka anda tidak perlu dokter lagi. Dari berbagai penelitian menyebutkan, mengonsumsi 2 buah apel setiap hari mampu menurunkan kadar LDL dalam darah hingga 40%, lebih efektif dibanding obat-obatan kimia yang mengandung polifenol. Apel juga mengandung banyak beta glucan yang bermanfaat mengontrol produksi dan penyerapan kolesterol dalam tubuh.

5. Mangga
Buah mangga termasuk buah yang enak dan terjangkau jika sedang musimnya. Tidak hanya itu, dibalik rasa nikmatnya, mangga juga termasuk buah penurun kolesterol yang handal. Mangga mengandung banyak serat prebiotik yang membantu menurunkan kadar kelesterol jahat dalam darah. Selain serat, ada juga pectin dan vitamin C yang mampu mengikis kolesterol LDL. Vitamin C ini akan mencegah kolesterol LDL teroksidasi, sehingga penumpukan plak dalam pembuluh darah bisa dihindari.

Perajin kecil unjuk gigi di pameran internasional

Perajin kecil di Yogya
unjuk gigi lewat pameran

https://uono.fun

https://uono.site

https://uono.club

https://uono.pw

https://uono.space

https://uono.uk.cc

https://yono.sbs

https://yonox.art

https://jaiho.net

https://yono.eu.cc

https://yono.asia

https://yono.rest

https://jaiho.icu

https://jaiho.xyz

https://okrummy.cc

https://okrummy.org

https://winrummy.org

https://winrummy.cc

https://winrummy.asia

https://winrummy.me

https://winrummy.art

https://winrummy.online

https://winrummy.site

https://jaiho.cc

https://jaiho.top

https://okrummy.online

https://okrummy.site

https://okrummy.art

https://okrummy.asia

https://okrumee.top

https://okrummyclub.fun

https://okrumy.xyz

https://ocrummy.site

https://okrumi.online

https://myokrummy.xyz

https://playokrummy.online

https://okrummie.fun

https://okrummy.today

https://okrummyworld.com

https://okrummypro.com

https://okrummylive.com

https://okrummy.live

https://okrummypoker.com

https://okrummynet.com

https://okrummyplus.com

https://okrummygaming.com

https://okrummyplay.com

https://bestokrummy.com

https://okrummy.fun

https://okrummy.click

https://okrummyclub.com

https://okrummy.world

https://okrummygaming.club

https://playokrummy.bet

https://myokrummy.com

https://playokrummy.com

https://gookrummy.com

https://okrummytoday.com

https://okrummyzone.com

https://okrummyvip.com

https://okrummygame.com

https://okrummyonline.com

https://myokrummy.games

https://okrummyzone.biz

https://bestokrummy.pro

https://okrummyonline.vip

https://okrummypoker.co

https://okrummygames.net

https://okrummylive.top

https://okrummygame.site

https://okrummyplay.org

https://okrummy.co

https://okrummy.biz

https://www.sbgaccsojitra.edu.in/okrummy/

https://kamanitubes.com/index.aspx

Internasional

Merdeka.com – Dewan Kerajinan Nasional (Dankernas) Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Disperindagkoptan menggelar pameran nasional bertajuk Pameran Kreasi Istimewa Jogja untuk Indonesia, 12-16 November 2014 di Malioboro Mall. Ketua Dankernas Kota Yogya, Anna Haryadi mengatakan pameran internasional yang ke-9 kalinya ini merupakan usaha untuk memajukan dan mempromosikan usaha kerajinan perajin kecil di DIY. Pasalnya dalam realitas kekinian, para perajin UMKM yang belum mapan ini terancam dengan banyaknya usaLiputan6.com, Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) memberangkatkan 15 pelaku Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) untuk mendapatkan pelatihan inovasi teknologi di Pusat Penerapan Ilmu dan Tekhnologi (Puspitek) Nasional yang berlokasi di Tangerang. Intinya untuk meningkatkan sistem inovasi daerah. Untuk sekarang meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Biar Banten ini mempunyai daya saing produk daerahnya, kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Banten Ali Fadillah, usai pelepasan peserta pelatihan di Banten, Rabu (5/11/2014). Pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM) ini diberangkatkan ke Puspitek agar mereka mendapatkan ilmu dan penerapan tekhnologi tepat guna yang berguna bagi pengembangan dan inovasi hasil produknya. Perajin kecil di Yogya unjuk gigi lewat pameran Internasional ha-usaha besar seperti Mall baru di Yogyakarta.

Para perajin akan mendapatkan stand gratis. Ada dua stand yang kami dedikasikan bagi kelompok usaha pengolahan limbah. Pameran ini berskala internasional, dan konrmasi terakhir kawankawan di Malaysia, ailand dan sejumlah negara Asia akan datang. Semoga saja pameran ini dapat meningkatkan produksi dan gairah para perajin kecil, kata Anna Haryadi, Rabu (05/11) ditemui di ruang Humas Pemkot Kota Yogya.

Selain itu Anna menjelaskan gelaran pameran tersebut juga untuk mempertemukan perajin dengan buyer secara langsung. Perajin kecil ini biasanya barangnya nitip, nggak langsung. Nah, di pameran itu mereka akan ketemu langsung. Dan semoga saja seperti tahun-tahun sebelumnya di mana ada pengusaha dari luar Indonesia yang memesan barang dengan jumlah besar pada perajin kecil Yogya, tambahnya.

Kendati bertujuan mengangkat dan mempromosikan perajin kecil karena banyaknya Mall yang berdiri, pameran ini sendiri digelar di Mall juga. Pihak Dekranas menjelaskan bahwa dipilihnya Malioboro Mall karena pusat perbelanjaan yang terdapat di Malioboro tersebut mampu menarik banyak pengunjung. Jadi di Mall Malioboro sampai sekarang masih tetap eksis dan selalu jadi tujuan wisatawan. Selain itu gelaran pameran yang di Malioboro selalu menuai sukses dan menguntungkan perajin, ujarnya.

BPPKU KADIN Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM

BPPKU KADIN Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM

BPPKU KADIN
Ujung Tombak
Pemberdayaan UMKM

Wawancara Bambang Tris Bintoro (BPPKU Kadin Kota Bandung)

Komunita: Bagaimana peran BPPKU – Kadin Kota Bandung sebagai wadah dalam rangka membantu pengembangan sektor UMKM bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat?

Bintoro:

Saya jelaskan mulai dari makna, pendirian serta hal-hal yang berkaitan dengan BPPKU – Kadin Kota Bandung. Wadah ini merupakan sebuah lembaga yang konsisten melakukan pembinaan, pendampingan dan pemberdayaan usaha kecil dan menengah khususnya di wilayah kota bandung. Dasar pembentukannya yakni melalui Surat Keputusan Walikota Bandung Nomor: 510.1/Kep.404- Huk/2006 tentang pembentukan Badan Promosi dan pengelola Keterkaitan Usaha (BPPKU). Tujuan didirikan BPPKU – Kadin adalah: a) Meningkatkan kualitas UKM Potensial di Kota Bandung, sekaligus disiapkan menjadi UKM handal dan siap berkembang; b) Memperkuat jiwa kewirausahaan dan meningkatkan kemampuan manajerial UKM Kota Bandung; c) Membangun komunitas dan jaringan UKM dalam rangka fungsi penguatan?sehingga UKM dapat kuat, mandiri dan berkembang; d) Memperluas lapangan kerja, menyerap tenaga kerja, sehingga menambah omzet usaha, dalam upaya mengembangkan ekonomi suatu wilayah; e) Meningkatkan kualitas manajemen usaha kecil dengan parameter terlaksananya system manajemen berupa rencana usaha dan sistem pelaporan; f) Membantu percepatan LPE (Laju Pertumbuhan Ekonomi) Kota Bandung dengan diberdayakannya UKM menuju UKM mandiri.

Sasaran dan target pemberdayaan adalah: 1) UKM dalam tahap pengembangan usaha; 2) UKM yang sedang melalui tahapan penguatan usaha; 3) Entrepreuneur (wirausahawan) baru; 4) Masyarakat calon wirausahawan.

Mewujudkan tujuan dan target tersebut, BPPKU – Kadin Kota Bandung melaksanakan kegaitan: Seminar, Workshop dan Pelatihan tentang manajemen, perencanaan, pengembangan dan peluang usaha, pemasaran, diversifikasi produk, desain produk, keuangan dan lainlain. Konsultasi usaha yang dilakukan secara rutin di Sekretariat BPPKU Kadin, maupun konsultasi on the spot di seluruh wilayah Kota Bandung dalam hal pemasaran, permodalan, produksi, SDM, HAKI, dll. Pendalaman dan pembekalan tentang ekonomi usaha kecil dan menengah bagi Kepala Seksi Ekonomi & Pembangunan Wilayah Kelurahan di Kota Bandung. Mengundang UKM untuk mengikuti presentasi pameran dalam dan luar negeri bekerja sama dengan Kadin Kota Bandung.

Melakukan pertemuan dengan Kepala Bagian PUKK/PKBL BUMN/BUMD dan Perbankan mengkoordinasikan bantuan kredit lunak BUMN bagi UMKM, dimana BPPKU berperan sebagai fasilitator, serta memitrakan UMKM dengan pengusaha besar.

Kontribusi BUMN dalam Pemberdayaan UMKM

Kontribusi BUMN dalam
Pemberdayaan UMKM

Wawancara Yadi Kussuryadi-Corporate Service &
Asset PT. Pindad (Persero) dan Sugeng Budi Santoso-
Corporate Communication, PT. LEN (Persero)

Kontribusi BUMN dalam Pemberdayaan UMKM

PT. Pindad (Persero)

Komunita: Sejauhmana kontribusi PT. Pindad (persero) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM di Indonesia?

Yadi : PT. Pindad (Persero) dituntut untuk melakukan penge lolaan dampak positif maupun negatif dari kegiatan operasi usaha, sesuai dengan Peraturan Pemerintah, yakni Peraturan Menteri BUMN No. 5/MBU/2007, dan juga merujuk pada prinsip ISO 26000. Pengelolaan dampak positif maupun negatif dari kegiatan operasi usaha tersebut direfleksikan pada kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui kinerja sosial. Strategi kegiatan CSR dilakukan melalui prinsip keter libatan semua pemangku kepentingan dalam upaya pembangunan masyarakat, guna memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan?yang disesuaikan dengan kemampuan perusahaan. Kegiatan tersebut termasuk menghormati hak komunitas dalam berinteraksi,?mengakui nilai kerja dalam bermitra dan berinvestasi sosial untuk menghasilkan?nilai tambah bagi masyarakat. Realisasi pemberdayaan UMKM

guna peningkatan kese jahteraan masyarakat dilakukan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan program pengembangan masyarakat (community development atau COMDEV) yang pelaksanaannya sesuai dengan arah kebijakan Perusahaan.

Komunita: Bisa dijelaskan mengenai awal terbentuk PKBL PT. Pindad (Persero) serta makna dari diselenggarakannya program ini?

Yadi : Pelaksanaan program CSR PT. Pindad (Persero) difokuskan pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan serta Tanggung Jawab Sosial Lingkungan yang dilakukan secara konsisten. PT. Pindad (Persero) melaksanakan Program CSR dengan mempertimbangkan asas manfaat, keadilan, efisiensi, dan efektivitas serta sumber dana yang tersedia. Sesuai dengan S.kep Menteri BUMN, pada tahun 1991 PT. Pindad (Persero) membentuk Biro Program Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK) yang pada tahun 2003 sesuai Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor Kep-236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 dirubah menjadi Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. Pada tahun 2007 diadakan perubahan sesuai Surat Keputusan Menteri BUMN nomor PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April?2007 menjadi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Makna program ini terbagi atas dua istilah, yaitu: Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan.

Program Kemitraan adalah program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. Sementara program Bina Lingkungan merupakan program yang memprioritaskan pada lingkungan di sekitar perusahaan yakni berada di wilayah Jawa Barat dan Turen ? Malang.

Komunita: Target/sasaran PKBL Pindad ke wilayah mana? kemudian bentuk-bentuk kegiatan program tersebut apa saja?

Yadi : Penyaluran dana pinjaman kepada Mitra Binaan terbagi pada sektor usaha industri, usaha perdagangan, usaha pertanian, usaha peternakan, usaha perkebunan, usaha perikanan, usaha Jasa, serta untuk pembinaan kemitraan. Cakupan wilayah pemberian pinjaman dana kemitra an tersebar di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Tasikmalaya. Selain pinjaman usaha, program kegiatan yang dilaksanakan PT. Pindad (Persero) adalah pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mitra binaan dan membantu pemasaran hasil produksi melalui pameran. Untuk program bina lingkungan lebih menitikberatkan pada lingkungan sekitar perusahaan meliputi: Perbaikan Sarana dan Prasarana Umum (perbaikan jalan, bantuan mesin pencacah plastik, mesin pengering cacahan plastik, perbaikan sekolah, pembuatan MCK,

Peluang Kerjasama dengan Pihak Perguruan tinggi

Tidak menutup kemungkinan ke depannya
bisa dijalin kerjasama dengan pihak
perguruan tinggi dalam bidang wirausaha

PT.LEN (Persero)

Komunita: Bagaimana peran PT. LEN Industri (persero) yang melandasi terbentuknya program CSR melalui bina kemitraan/bina lingkungan pada sektor UMKM? kemudian apa saja kebijakannya?

Sugeng: Berawal dari adanya surat keputusan menteri BUMN melalui Permen no. 05/Thn 2007 menghimbau agar semua perusahaan yang berada dibawah kementerian BUMN diharuskan menyalurkan prosentase dananya untuk bantuan UMKM. Program ini diawali dari nama PIKK kemudian berganti menjadi PUKK lalu setelah itu berganti kembali menjadi PKBL (program kemitraan & bina lingkungan). Hingga sekarang dikeluarkan kebijakan Permen no. 20 sesuai perkembangannya yang semakin besar dari sisi pendapatan perusahaan (laba) sehingga prosentase penyalurannya pun menjadi bertambah. PKBL PT. LEN Industri (persero) yang jumlahnya 120 unit UMKM menerima bantuan dana dengan skema 1% untuk PK dan 1% lagi untuk BL berjumlah 1 Milyar pertahun. Tiap unit pertama kali akan diberikan bantuan sebesar 5 hingga 15 juta rupiah dan terus dipantau selama 3 periode. Jika mengalami perkembangan yang bagus sesuai dengan capaian/target tujuan dari program ini, maka bantuan dananya akan ditingkatkan hingga 50 juta rupiah per unitnya.

Proses?pembinaan bagi kemajuan tiap unit UMKM hingga akhir periode dan telah memenuhi target akhir dari program ini akan menjadikan para pelakunya mampu mandiri(syarat: omset ? 1 M dan bankable) baik secara teknis pengelolaan maupun permodalannya. Adapun untuk syarat dari para pelaku unit UMKM yakni: fotocopy KTP&KK, pasfoto, surat nikah, fotocopy jaminan dan SKU (surat keterangan usaha) dari kelurahan. Durasi pengembalian+marginnya telah ditetapkan oleh perusahaan yakni untuk 3 bulan pertama diberikan keringanan tanpa harus mencicil terlebih dahulu dengan margin 6% pertahun (0,5% perbulan). Yang 6% tersebut digunakan oleh perusahaan untuk dana operasional diantaranya: survey, monitoring, pertemuan kemitraan, dll.

Komunita: Mengapa pihak PT. LEN Industri (persero) tidak mencoba untuk melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi, dimana ikut mendorong bagi para lulusan yang ingin berwirausaha melalui sinergi permodalan dan pembinaan guna mendukung aktivitas perusahaan?

Sugeng: Sebenarnya bisa saja hal tersebut dilakukan oleh perusahaan, namun pihak manajemen sementara ini masih fokus pada hal-hal yang dipersyaratkan terlebih dahulu. Tidak menutup kemungkinan ke depannya bisa dijalin kerjasama dengan pihak perguruan tinggi dalam bidang wirausaha yang melibatkan para mahasiswa aktif maupun lulusan guna mensinergikan hal-hal yang dibutuhkan kedua belah pihak dalam rangka mendukung program pemerintah melalui peningkatan volume di sektor UMKM. Ide untuk melakukan pembinaan kader wirausahawan muda dari institusi pendidikan tinggi yang?diprakarsai oleh

PT. LEN Industri (persero)?memang sudah ada dan ingin di implementasikan, terutama yang memiliki relevansi kuat terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Kolaborasi antara dunia usaha dengan sektor pendidikan tinggi yang berkenaan dalam bidang UMKM harus terus ditingkatkan dan diaplikasikan secara berkesinambungan agar mindset (smart, kreatif dan inovatif) alumni mampu meng-edukasi para lulusan untuk terjun langsung dalam bidang ini.

Komunita: PT. LEN Industri (persero) ini produknya apa saja?

Sugeng: LEN incorporated memiliki 3 unit bisnis, diantaranya: Pertahanan, Transportasi dan Telekomunikasi. Yang masing-masing dari unit bisnis tersebut mempunyai produk tersendiri, contohnya yang dari unit bisnis pertahanan-menghasilkan produk: Secure Radio Communication, Combat Management System, Radar Processing, Navinsys Intercom System. Kemudian produk dari transportasi diantaranya: Railway Signaling system, Railway Traction system,dll. Sementara hasil produk yang dikembangkan melalui telekomunikasi adalah: WIMAX, VSAT, FM-Transmitter. Selain ketiga unit bisnis tersebut, PT.LEN Industri (persero) memiliki 3 anak perusahaan yang ikut mendukung kegiatan baik bersifat domestik maupun inetrnasional. Diantara ketiga anak perusahaannya adalah: PT. Eltran Indonesia yang menghasilkan produk ATMS (Air Traffic Management System), lalu PT. Surya Energi Indotama dengan menghasilkan produk energi terbarukan melalui Energy Solar System, kemudian yang terakhir adalah PT. Len Railway systems dengan hasil produknya seperti: Railway Telecommunication System, Railway Substations Systems.

Upaya Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi

Upaya Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi

Pemberdayaan UMKM
Upaya Pengabdian Masyarakat
oleh Perguruan Tinggi

Wawancara dengan M. Rozahi Istambul , S. Komp., MT.
Ka. Prodi Sistem Informasi ? Fak. Teknik Universitas Widyatama

Komunita: Bagaimana fungsi dan peran Perguruan Tinggi (khususnya program studi/prodi Sistem Informasi Universitas Widyatama/UTama) dalam menjalankan program pengabdian masyarakat?

Rozahi: Berdasarkan visi dan misi yang dibangun sejak tahun 2008/2009, program studi Sistem Informasi UTama telah konsen dan fokus pada bidang pengabdian masyarakat. Hal ini sesuai dengan bunyi visinya yaitu menjadi sebuah lembaga unggulan yang mempunyai kompetensi mengelola sistem informasi dengan berbasiskan teknologi informasi serta berkomitmen dan berperan dalam masyarakat wirausaha di Jawa Barat hingga 2013. Kemudian visi tersebut diperpanjang kembali selama 5 tahun ke depan hingga 2018 dengan substansi yang masih sama. Jadi sebenarnya prodi Sistem Informasi telah berkecimpung dalam program-program pengabdian masyarakat sebagaimana yang tertera dalam misinya. Sebagai sebuah lembaga perguruan tinggi, tentunya hal ini diharuskan sesuai dengan penerapan Tri Dharma-nya selain dalam bentuk pengabdian masyarakat akan tetapi juga pada bidang pengajaran dan penelitian. Sejak tahun 2009 kami telah membangun kerjasama secara sinergi antara program penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan beriringan agar keduanya memiliki dampak serta manfaat yang berarti di tengah masyarakat.

Komunita: Jika dilihat dari prosentase kegiatannya, kira-kira berapa porsi dari kedua program ini (penelitian & pengabdian masyarakat) yang telah diterapkan oleh prodi Sistem Informasi?

Rozahi: Dari sisi porsi kegiatan, program penelitian tentu memiliki tugas utama sebagai sebuah hasil produk sementara program pengabdian direfleksikan sebagai salah satu unsur implementasi di masyarakat. Kedua program ini saling berkesinambungan satu sama lain yakni dimana terdapat program penelitian maka unsur pengabdiannya diterapkan juga. Setiap ada product knowledge (dalam bidang penelitian) kaitannya dengan informasi & teknologi harus diaplikasikan dengan program pengabdian masyarakat. Salah satu hal yang kita amati di lingkungan sekitar bahwa banyak kecenderungan pada masyarakat yang sedang memanfaatkan teknologi akan tetapi tidak memahaminya secara sistematik yang dilakukan oleh si penggunanya (user). Contoh, sebagian besar masyarakat kita baru sekedar memahami aplikasi umum internet, email, dan google tanpa melakukan peningkatan keilmuan di bidang IT (Information Technology).

Komunita: Mohon dijelaskan mengenai konsep/model pengabdian masyarakat yang telah dilakukan khususnya Program Studi Sistem Informasi?

Rozahi: Berawal dari adanya pemikiran di bidang penelitian (yang dijelaskan sebelumnya), maka prodi Sistem Informasi mulai saat itu mendekati sektor UMKM dengan berfokus pada jenis masyarakat wirausaha. Kategori masyarakat wirausaha yaitu tingkat masyarakat mikro & kecil yang jumlahnya cukup banyak dibandingkan dengan tingkat menengah ke atas. Ada sebenarnya partisipasi aktif yang dilakukan oleh prodi Sistem Informasi guna mendorong dan memotivasi masyarakat secara umum agar dapat memanfaatkan teknologi informasi. Intinya yaitu kami mengharapkan agar masyarakat khususnya para wirausahawan untuk melek teknologi (mengetahui & mengaplikasikan sistem teknologi informasi) dalam setiap kegiatan usaha/ bisnisnya. Disebabkan hal tersebut maka kami mulai merencanakan aktivitas dengan berorientasi kepada kebutuhan mendasar dari jenis kegiatan para wirausahawan.

Komunita: Bagaimana pandangan bapak mengenai potensi yang dimiliki oleh para pelaku UMKM dari berbagai hal?

Rozahi: Sebelum pihak perguruan tinggi ikut membantu mendorong peningkatan kualitas pelaku UMKM, sebenarnya potensi yang telah mereka miliki cukup kreatif dan besar sekali. Hal ini dibuktikan dengan semakin menjamurnya industri kreatif yang tersebar di berbagai wilayah khususnya kota Bandung. Apalagi didorong pengembangan dan peningkatannya oleh pemerintah setempat ? dalam hal ini adalah Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Kita sebagai pengguna produk dari para pelaku industri kreatif (sektor UMKM) cukup berbangga dan merasa terbantu oleh besarnya potensi diri serta berkat kemandiriannya telah mampu menghasilkan berbagai produk dari hasil kekreatifannya. Saya menilai bahwa para pelaku industri kreatif ini memiliki peluang yang sangat besar untuk tumbuh menjadi maju dan naik ke tingkat atas, jika mereka dapat memanfaatkan fasilitas pendukung lainnya secara optimal. Dari sisi inilah maka kami turut berperan aktif guna mensukseskan segala permasalahan UMKM melalui pengetahuan & penerapan keilmuan di bidang IT (Information Technology).

Sinergi Pemberdayaan UMKM, PKBL-BUMN dan Pengabdian

Sinergi Pemberdayaan UMKM,
PKBL-BUMN dan Pengabdian
Masyarakat Perguruan Tinggi

Secara nasional UMKM mampu berandil besar terhadap penerimaan negara dengan menyumbang 61,9 persen pemasukan produk domestik bruto (PDB) melalui pembayaran pajak. Sektor usaha mikro menyumbang 36,28 persen PDB, sektor usaha kecil 10,9 persen, dan sektor usaha menengah 14,7 persen. Sementara itu, sektor usaha besar hanya menyumbang 38,1 persen PDB melalui pembayaran pajak (BPS, 2011). Bahkan dalam waktu dekat dengan berlakunya ASEAN Economic Community (AEC) 2015, dimana ASEAN menjadi kawasan dengan pengembangan ekonomi yang merata dengan elemen pengembangan usaha kecil dan menengah, menjadikan UMKM sebagai sektor usaha yang startegis dan harus diperkuat.

Jawa Barat memiliki 8.214.262 pelaku UMKM yang mampu menyerap 13.911.531 pekerja dari total 18.137.043 penduduk yang bekerja. Artinya bagi Jawa Barat (Rully Indrawan-2012) UMKM berperan besar dalam membentuk kesejahteraan masyarakat. Tetapi dengan peran yang besar tersebut justru, UMKM Jawa Barat mengalami stagnasi dalam penguatan perannya. Sekitar 40% pelaku UMKM, khususnya usaha mikro, atau lebih dari 1 juta yang terjerat rentenir. Sementara, Kota Bandung mencatat jumlah UMKM sekitar 3.000 (0,12%), jumlah tersebut sangat kurang dibandingkan dengan total penduduk yang hampir mencapai 2,5 juta orang. Untuk itu, fokus perhatian menggalakan program inkubasi bisnis yang diharapkan bisa menumbuhkembangkan pelaku UMKM.

Sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi, maka pemberdayaan UMKM menjadi keniscayaan. Tapi ternyata andil yang besar tersebut masih belum diimbangi dengan keberpihakan para pihak. UMKM hingga saat ini masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti permodalan, pemasaran, produksi dan teknologi, pengelolaan Sumber Daya Manusia, permasalahan akses informasi dan jaringan, regulasi dan birokrasi, serta infrastruktur.

BPPKU-Kadin Kota Bandung, salah satu lembaga yang konsisten melakukan pembinaan, pendampingan dan pemberdayaan usaha kecil dan menengah di wilayah kota Bandung. Namun dalam pelaksanaannya tidak semua UMKM dapat mengelola berbagai sumber daya dan meningkatkan kinerja. Masalah utama faktor pendanaan serta akses pasar yang menghambat perjalanan usaha UMKM.

Gerakan Oneintwenty Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

Gerakan Oneintwenty
Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

TEMPO.CO, Jakarta – Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia terus berkembang. Namun, pertumbuhan tersebut belum diimbangi peningkatan kualitas para pelaku UMKM di Tanah Air. Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak karena para pelaku usaha Indonesia akan menghadapi era perdagangan bebas ASEAN atau AFTA 2015.

Permasalahan klasik yang selama ini dihadapi pelaku UMKM adalah rendahnya produktivitas. Situasi tersebut antara lain disebabkan minimnya kualitas sumber daya manusia (SDM), organisasi, penguasaan teknologi, dan pemasaran. Kemudian, terkait pula dengan terbatasnya akses UMKM terhadap permodalan, informasi, teknologi, pasar, serta faktor produksi lainnya.

Untuk membantu meningkatkan kualitas pengelolaan UMKM, Yayasan Pro Indonesia bekerja sama dengan Sindonews.com menggelar Program Oneintwenty Movement, gerakan nasional masyarakat wirausaha Indonesia.

Gerakan ini bertujuan menyiapkan pelaku usaha menghadapi AFTA 2015 sehingga mendorong terciptanya sejuta wirausaha hingga tahun 2020 di Indonesia, ujar pendiri Yayasan Pro Indonesia sekaligus pencetus Program Oneintwenty Movement, Budi Satria Isman, di Jakarta, belum lama ini. Dia menuturkan saat ini dari 240 juta penduduk Indonesia, hanya 1,65% yang menjadi pengusaha. Gerakan Oneintwenty berupaya meningkatkan jumlah pengusaha hingga mencapai 5% pada 2020, termasuk dari 20 lulusan perguruan tinggi, satu di antaranya menjadi wirausahawan.

Menurut Budi, program ini mengubah mindset pengusaha dengan tidak menjadikan modal dan pasar sebagai kendala utama. Jika permasalahan terkendala pasar, begitu banyak di antara retail dan pusat perbelanjaan yang masih terbuka dengan berbagai produk-produk mereka, katanya.

Budi juga menjelaskan bahwa gerakan Oneintwenty dibuat sebagai program UMKM naik kelas, yaitu menargetkan usaha mikro naik kelas menjadi usaha kecil, usaha kecil meningkat menjadi usaha menengah, dan usaha menengah menjadi besar.

Dengan gerakan ini diharapkan wirausaha Indonesia akan lebih banyak dan dapat berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia serta mampu membuka lapangan kerja baru, ucapnya.

Pemimpin Redaksi Sindonews.com Pung Purwanto mengatakan lembaganya mengapresiasi kegiatan ini karena Oneintwenty Movement merupakan program jangka panjang guna membangun UMKM.

Kita melihat program ini berbeda dari yang lain. Program ini sistemnya bukan by project tiga bulan selesai terus pergi, tetapi berkelanjutan sehingga pembinaan UMKM dapat dilaksanakan secara berkesinambungan, ujarnya.

Dia berharap melalui gerakan ini wirausaha Indonesia dapat terus berkembang, berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia, serta mampu membuka lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran.

Hingga April 2014, jumlah wirausaha formal di Indonesia baru mencapai 1,65% dari jumlah penduduk. Padahal sebenarnya total pelaku usaha di Tanah Air mencapai 56,5 juta. Namun, sebanyak 99,8% di antaranya masih berupa usaha mikro dan informal. Untuk penyerapan tenaga kerja, UMKM menjadi penyokong utama sebesar 97%. Ini menunjukkan tingginya kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia.

Dalam program ini Sindonews membantu mengawal gerakan Oneintwenty mulai dari pembinaan sampai dengan awarding (pemberian penghargaan), membuat micrositekhusus, sistem monitoring yang terintegrasi, dan SosMed (social media) Oneintwenty Movement. Selanjutnya, gerakan ini akan mewadahi promosi para pelaku usaha di seluruh Indonesia dan menjadi ambassador kegiatan UMKM.

Namun, tanpa dukungan stakeholder yang merupakan tulang punggung pelaksanaan gerakan Oneintwenty Movement, seperti perbankan, pemerintah, BUMN, kampus atau universitas, komunitas, retail, jaringan swasta dan korporasi, program besar ini tidak akan berjalan dengan maksimal. Dibutuhkan komitmen bersama untuk membangun UMKM di Tanah Air.

Wagub Djarot Janji Desak Minimarket di Jakarta

Wagub Djarot Janji Desak Minimarket di Jakarta Jual Produk UMKM

Merdeka.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan mengevaluasi keberadaan minimarket yang menurutnya jumlahnya makin menjamur. Dia mengakui kehadiran gerai-gerai swalayan itu semakin menggilas para pengusaha kecil.

Maka dari itu, Djarot berpikir akan segera mewajibkan minimarket menyediakan ruang minimal sepuluh persen buat memajang dan menjual produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal itu mesti dilakukan sebab pemerintah juga berkewajiban melindungi para pengusaha kecil supaya tidak gulung tikar dan bisa bersaing dengan produk bikinan pabrik.

Minimarket itu harus ada space (ruang) untuk produk-produk UMKM. Kalau dibiarkan saja, habislah mereka, kalah dengan perusahaan-perusahaan besar itu, kata Djarot saat berbincang di rumah dinasnya di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (25/12).

Djarot menerangkan selama ini barang jualan minimarket selalu dipasok oleh produk-produk dari perusahaan besar. Bila dibiarkan maka dapat mematikan pengusaha kecil merupakan hasil jerih payah rakyat. Atas hal itu, Djarot menjelaskan perlu ada pengaturan terkait hal ini.

Prinsipnya adalah kesetaraan, tegas Djarot. Lebih lanjut, Djarot berjanji segera bertindak buat mengatasi hal ini. Dia menginginkan penataan secepat mungkin tanpa harus melalui revisi kebijakan. Kita akan kumpulkan mereka (pengusaha minimarket) supaya mau memberi ruang untuk UMKM, ujar Djarot.

[war] Ahmad Baiquni | 25 Desember 2014

The path of student to be internationally

The path of student to be internationally

Widyatama International Relations and Economics Devotee (WIRED)

The path of student
to be internationally

Apa itu Widyatama International Relations and Economics Devotee?

Widyatama International Relations and Economics Devotee (WIRED) adalah sebuah organisasi yang secara struktural masuk ke dalam Pusat Studi Pojok Bursa Universitas Widyatama. Pada awalnya organisasi ini dinamakan WIMUN atau Widyatama Model United Nations Club karena hanya berfokus pada satu kegiatan, utamanya yaitu Model United Nations. Walapun berawalan dengan kata Model, bukan berarti MUN berkaitan dengan pemilihan model atau acara fashion show, karena acara ini sama sekali tidak berhubungan dengan hal tersebut. MUN adalah ajang sidang simulasi otentik Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Nama WIRED sendiri secara resmi digunakan pada bulan Agustus 2014 karena kami berpikir bahwa organisasi ini belum mengakomodasi semua jenis atau setidaknya beberapa macam kegiatan internasional. Setelah menjadi WIRED akhirnya kami menetapkan ada 4 (empat) kegiatan utama yang kami lakukan yaitu: (1) Programme; (2) Model United Nations (MUN); (3) Volunteering; (4) Seminar and Conference. Nah jadi tunggu apalagi ayo kawan bergabung dengan kami karena akan ada banyak sekali hal positif yang didapat.

Kegiatan yang di lakukan?

Kami yakin kawan-kawan masih kebingungan dengan kegiatan-kegiatan yang telah disebutkan di atas, apa sih manfaatnya WIRED ini Pasti kegiatannya sangat membosankan atau kapan aja sih kegiatannya dilaksanakan Pertama, manfaatnya…jangan ditanya deh kalau masalah ini, karena akan ada segudang manfaat dari kegiatan yang kami lakukan. Mulai dari memperluas pertemanan, menambah pengetahuan, merubah pola pikir, dan masih banyak lagi. Kedua, apakah kegiatannya membosankan atau tidak asyik Tunggu dulu…karena disini kami tidak hanya semata-semata berkegiatan untuk berpikir secara kritis dan ilmiah tetapi juga mengedepankan funnes and enjoyness dalam belajar sesuatu. Makanya…organisasi kami cocok untuk siapa saja yang berjiwa muda, kritis, kreatif, dan bersemangat. Okedeh…kita bakal jelasin satu-persatu tentang beberapa macam kegiatan utama yang kami miliki.

Programme

Kegiatan ini mengacu pada kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak swasta maupun pemerintah baik tingkat nasional maupun internasional, seperti summer program, student exchange, intership, misi utamanya adalah memberikan informasi seluas-luasnya mengenai suatu acara dan bagaimana cara untuk mengikuti acara tersebut.

Model United Nations (MUN)

Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan kami, disini kami belajar berdiplomasi secara real, banyak sekali pengalaman dan manfaat yang kita dapat dari kegiatan tersebut.

Volunteering

Kegiatan volunteering merupakan kegiatan yang relatif baru, hanya ada beberapa mahasiswa yang baru mengikuti kegiatan tersebut. Kami berharap selanjutnya kita akan bekerjasama dengan penyelenggara volunteering ternama dunia seperti AIESEC.