Home Blog Page 67

Assesment Center – Lan

ASSESMENT CENTER

Banyak institusi, organisasi swasta maupun publik melakukan assessment untuk mendapatkan sumber daya manusia yang tepat. Konsep assessment adalah untuk mengidentifikasi dan menjaring pegawai, yang dinilai memiliki potensi dari sisi manajerial (managerial skill) untuk menduduki suatu jabatan tertentu di kemudian hari (future responsibility). Untuk membuktikan bahwa pegawai kompeten pada profesi tidak harus selalu menggunakan metode yang sama, namun tergantung kepada kondisi kemampuan dan psychologis pegawai yang akan di assess tersebut. Metode penulusuran bukti yang dimaksud dapat melalui: portofolio, observasi, wawancara, hasil kerja, dan juga melalui testing (www. astindo.org). Secara umum tujuan assessment adalah memilih calon-calon pimpinan handal dan siap menghadapi tugas-tugas ke depan, juga digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan pegawai agar lebih siap menghadapi tugas-tugas yang akan diberikan di kemudian hari (edratna.wordpress.com).

Assessment Center pada awalnya digunakan swasta khususnya Manajemen Sumber Daya Manusia baik pada tahapan seleksi, penempatan hingga penjaringan calon calon manager tingkat menengah dan tinggi. Metode ini diyakini memiliki tingkat objektifitas dan keakuratan yang cukup tinggi untuk meletakkan seseorang yang memiliki kemampuan dan keahlian tertentu pada posisi dan jabatan tertentu.

Untuk mengetahui lebih jauh assessment center -LAN, Komunita menyempatkan diri berkunjung ke Lembaga Administrasi Negara (LAN) menemui Kepala Bidang PKKA (Pemetaan Kompetensi dan Kapasitas Aparatur), Euis Nurmalia, dan Kepala Sub Bidang Pengembangan Instrumen, Krismiyati Tasrin.

Komunita: Bagaimana gambaran umum Assesment Center yang berada pada Lembaga Administrasi Negara (LAN)

Euis

Euis: Kebiasaan dalam menggunaan istilah assesment center di lingkungan lembaga kami sebenarnya merupakan salah satu unit pelaksana untuk melakukan pemetaan kompetensi. Jadi, pada dasarnya unit ini bisa disebut sebagai bidang pemetaan kompetensi dan kapasitas aparatur. Pada prinsipnya assesment memiliki 2 fungsi, yaitu: pertama, dalam konteks development artinya bahwa segala hal yang menjadi strong point bagi kebutuhan pengembangan institusi dengan cara melakukan pemetaan. Misalnya: kebutuhan pelatihan, pengembangan dan lainnya. Sementara yang kedua, yakni suatu assesment yang bertujuan untuk proses penyeleksian. Dalam proses ini bersifat untuk memilih para kandidat pegawai yang telah melakukan pendaftaran. Setiap institusi/organisasi yang memiliki database baik, pasti nantinya akan mampu menempatkan serta memetakan orang-orang potensial guna menduduki jabatannya masing-masing pada posisi tertentu.

Komunita: Jadi, saya kira kedudukan Assesment Center dalam suatu organisasi/institusi dikaitkan dengan kaderisasi memang diperlukan.

Euis: Iya memang dibutuhkan. Ketika kita melakukan proses assesment, maka syarat mutlaknya harus memiliki standar kompetensi. Seseorang yang telah menduduki posisi jabatannya selama bertahun-tahun belum tentu memenuhi standar kompetensi manajerial di bidang tersebut. Nah, proses assesment sebenarnya ditujukan dalam rangka melakukan pengembangan agar nantinya orang tersebut dapat menyadari tentang keterbatasan diri. Untuk assesment center yang dipandang sebagai metode merupakan suatu proses penilaian terhadap para pegawai guna memperoleh mutu standar kompetensi. Ciri khasnya yaitu dengan memiliki multi assessor dan multi simulasi yang diperoleh berdasarkan standar kompetensi jabatannya. Adapun yang dimaksud multi assessor dan multi simulasi yakni bagian integrasi seseorang dalam melakukan penilaian dan pengamatan kepada para peserta yang memiliki lebih dari satu orang penilai dengan menggunakan variasi simulasi tertentu sehingga diperoleh suatu kesimpulan/evaluasi akhir guna menghindari unsur-unsur subyektivitas. Jumlah simulasi yang diterapkan kepada para peserta tergantung dari posisi jabatannya masing-masing berdasarkan aturan mainnya. Contoh: metode assesment center ini biasa dilakukan oleh 3 orang assessor sedangkan multi simulasi untuk level eselon 2 berjumlah 3 materi simulasi sementara level dibawahnya bisa berjumlah kurang dari 3. Hasil dari semua penilaiannya akan diumumkan berdasarkan profil kompetensi masing-masing.

Konsep assessment adalah untuk mengidentifikasi dan menjaring pegawai, yang dinilai memiliki potensi dari sisi manajerial (managerial skill) untuk menduduki suatu jabatan tertentu di kemudian hari (future responsibility)..

Komunita: Apakah sangat dimungkinkan suatu organisasi yang memiliki tata nilai tertentu, kemudian tata nilai tersebut digunakan sebagai acuan yang diterapkan ketika proses rekrutmen, pemeliharaan dan pengembangan pegawai

Euis & Kris: Sangat dimungkinkan untuk diterapkan secara softskill-nya. Karena memang pada dasarnya menentukan standar kompetensi masing-masing level bukan wewenang kami seutuhnya sebagai unit pelaksana. Jadi sebenarnya dikembalikan kepada kebutuhan stakeholder tersendiri dengan melihat pada jenis dan karakteristik organisasinya. Hal ini tentu bias menjadi berbeda antara satu organisasi dengan unit organisasi lainnya. Secara teoritis, terdapat 2 hal agar kita dapat menyusun suatu standar kompetensi yakni: pertama, berbicara tentang visi, misi, budaya organisasi dengan disisipkan nilai-nilai tertentu dan strategi organisasinya. Kemudian yang kedua, berbicara mengenai karakteristik pekerjaan dan tanggungjawabnya. Nah, kesemuanya tersebut akan dievaluasi sehingga menghasilkan kualitas standar kompetensi bagi kebutuhan posisi suatu jabatan. Pada akhirnya seseorang yang menempati posisi jabatannya harus memenuhi standar kompetensi sehingga pekerjaannya tersebut dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

Komunita: Menurut pengamatan kami terdapat hal-hal tidak direncanakan mengenai jalur karir pegawai negeri sipil (PNS) yang mengambil jenjang pendidikan tinggi yakni S2 maupun S3. Sehingga akhirnya banyak pegawai dengan jenjang pendidikan S2/S3 yang tidak menduduki posisi kepemimpinan. Bagaimana menyikapi permasalahan tersebut

Euis dan Kris: Hal itu terjadi dikarenakan memang tidak ada pemetaan dari awalnya. Paling yang mempengaruhi ketika seseorang memiliki inisiatif untuk menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi secara jabatan akan naik dalam konteks golongan, tetapi tidak ada garansi dalam menduduki posisi jabatanstruktural. Oleh karenanya tugas besar kami sejak digulirkannya ASN (Aparat Sipil Negara) yakni dalam rangka mengedukasi seseorang guna mencapai keberhasilan serta manfaat diadakannya pola assesment ini. Setiap tahapan dalam proses assesment selalu diselenggarakan yang namanya competency profiling.

Komunita: Jika kita akan menyusun suatu standar kompetensi minimal ada orang yang memiliki kualitas pengetahuan lebih tinggi. Bagaimana solusinya

Kris

Euis dan Kris: Untuk metode competency profiling yang kami lakukan ada beberapa cara. Yang pertama dengan melakukan proses wawancara sebesar 360o dengan artian bahwa kita melakukan wawancara terhadap para pemegang jabatan (job-holder) yang akan dinilai. Misalnya yang dinilai mulai dari level 3, maka ada beberapa pegawai eselon 3 yang diwawancarai dengan melakukan penggalian mulai dari job-des, aktivitas harian dan insidental, tanggung jawab, tantangan terbesar dalam pekerjaan, hubungan antar rekan kerja, dan lain sebagainya. Harapan mereka yang telah berada di jenjang eselon 3, seharusnya memiliki standar kompetensi yang semestinya mumpuni pada bidang tersebut bukan sekedar tampang gelarnya saja. Dari hal-hal tersebut, maka kami mulai menjembatani diantara variasi ekspektasi sampai kita menemukan jenis dan levelling kompetensinya. Meskipun kita juga melakukan penelusuran terhadap dokumen-dokumen sekunder yang terkait di dalamnya.

Komunita: Untuk output-nya sendiri sudah berapa orang pegawai yang telah dihasilkan oleh tim pelaksana LAN dalam melakukan assesment

Euis dan Kris: Kalau diperkirakan cukup banyak juga output yang dihasilkan. Kurang lebih hingga sekarang ini masih dilaksanakan sebanyak 180-an orang di tahun 2015 saja. Sebenarnya diawal kami hanya mentargetkan sebesar 240 orang, dikarenakan prosesnya cukup lama dalam melakukan kegiatan assesment tersebut. Idealnya seharusnya memakan waktu 2 bulan saja, mulai dari proses persiapan awal hingga akhir pelaksanaannya. Keunggulan kegiatan assesment center itu adalah adanya multi assessor dan multi simulasi namun ada juga yang menjadi faktor kelemahan, diantaranya: memiliki proses yang cukup panjang/ lama dan berbiaya cukup mahal.

Komunita: Sejauh ini layanan masih ditujukan pada lembaga pemerintahan. Apakah memungkinkan swasta/ umum memanfatkan assesment disini atau juga melakukan kemitraan pada aspek-aspek tertentu

Euis dan Kris: Sementara ini belum ada pelaksanaan proses assesment bagi kelembagaan non pemerintah. Namun yang pernah dilakukan baru bersifat semi-pemerintah yaitu dengan lembaga otorita batam karena umumnya pegawai di lembaga tersebut berasal dari PNS (pegawai negeri sipil). Jadi, proses assesment yang telah dan banyak kami lakukan hanya dengan aparatur pemerintah pusat dan daerah saja. (Written by Abdul Rozak)

 

Membuka Ruang lebih bagi Penyandang Disabilitas

Membuka Ruang lebih bagi Penyandang Disabilitas

Yayasan dan Universitas Widyatama menyelenggarakan Hari Autis sedunia. Acara yang berlangsung di Gedung Serba Guna Widyatama diselenggarakan pada hari Kamis, 2 April 2015. Acara yang diselenggarakan dalam rangka Awereness Autism Day mengundang Kementerian Sosial Republik Indonesia yang diwakili Drs. Samsudi ( MM Direktur Jenderal Rehabilitasi Kementrian Sosial RI), Gubernur Provinsi Jawa Barat diwakili oleh Drs. H. Dady Iskandar MM Kepala Biro pelayanan Sosial Dasar SEKDA, Ibu Atalia Praratya Ridwan Kamil, yang hadir sebagai Ketua TP. PKK Kota Bandung, Perwakilan dari Dinas Sosial, Hikmat Ginanjar, M.Si (Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup) Kota Bandung dan tamu undangan lainnya.

Membuka Ruang lebih bagi Penyandang Disabilitas 2

Diiringi tatalu dan tarian tradisional persembahan dari anak-anak penyandang disabilitas, acara berjalan begitu meriah. Rangkaian acara dilanjutkan dengan beberapa persembahan siswa/i Art Theraphy Center Widyatama, sebagai unjuk kreativitas mereka.

Acara yang digagas Art Therapy Center bertepatan dengan Hari Autis Se-dunia mengangkat tema Autism is not A Joke.

Samsudi dalam sambutannya mengatakan bahawa kegiatan ini merupakan sebuah motivasi bagi pemerintah khususnya. Bahwa banyak ruang yang bisa diupayakan untuk mereka agar bisa hidup berdampingan dengan kita. Upaya Art Theraphy Center Widyatama bekerjasama dengan Radio Nasional memungkinkan anak disabilitas dapat dirangkul dan mendapat pendidikan

Acara dilanjutkan Talkshow dengan narasumber Idang Rasjidi, Sdr. Shaku Hachi Rasjidi, dr. Aisah? ?Dahlan, Sdr. Antonius Tyaswidyono

Murti. Dr. Anne Nurfarina, S.Sn., M.Sn. selaku Ketua Art Theraphy Center/ATC menjelaskan perlu treatment khusus bagi anak penyandang disabilitas. Terapi di ATC berbasis sensori audio visual, motorik, dan bahasa sesuai dengan kasus masing-masing anak. Kegiatan treatment khusus ini bertujuan untuk membangun kemampuan behavior dan life skill anak-anak penyandang disabilitas, tambahnya. Dalam sistem ini akan diberlakukan terapi berbasis pada pengembangan behavior serta life skill melalui sistem pembelajaran.

Pekan Cahaya Quran ke-03

Pekan Cahaya Quran ke-03

Pekan Cahaya Quran ke-03. Menjaga kemuliaan akhlak menjadi kunci bagi generasi penerus bangsa yang mulia. Indonesia. Pendidikan merupakan proses transfer ilmu pengetahuan dan peradaban? bertujuan mempersiapkan generasi dan masyarakat baru yang lebih ideal dalam proses pembangunan bangsa itu sendiri. Lembaga pendidikan sebagai wadah pembelajara n memiliki fungsi sosial-agen perubahan.

https://uono.fun

https://uono.site

https://uono.club

https://uono.pw

https://uono.space

https://uono.uk.cc

https://yono.sbs

https://yonox.art

https://jaiho.net

https://yono.eu.cc

https://yono.asia

https://yono.rest

https://jaiho.icu

https://jaiho.xyz

https://okrummy.cc

https://okrummy.org

https://winrummy.org

https://winrummy.cc

https://winrummy.asia

https://winrummy.me

https://winrummy.art

https://winrummy.online

https://winrummy.site

https://jaiho.cc

https://jaiho.top

https://okrummy.online

https://okrummy.site

https://okrummy.art

https://okrummy.asia

https://okrumee.top

https://okrummyclub.fun

https://okrumy.xyz

https://ocrummy.site

https://okrumi.online

https://myokrummy.xyz

https://playokrummy.online

https://okrummie.fun

https://okrummy.today

https://okrummyworld.com

https://okrummypro.com

https://okrummylive.com

https://okrummy.live

https://okrummypoker.com

https://okrummynet.com

https://okrummyplus.com

https://okrummygaming.com

https://okrummyplay.com

https://bestokrummy.com

https://okrummy.fun

https://okrummy.click

https://okrummyclub.com

https://okrummy.world

https://okrummygaming.club

https://playokrummy.bet

https://myokrummy.com

https://playokrummy.com

https://gookrummy.com

https://okrummytoday.com

https://okrummyzone.com

https://okrummyvip.com

https://okrummygame.com

https://okrummyonline.com

https://myokrummy.games

https://okrummyzone.biz

https://bestokrummy.pro

https://okrummyonline.vip

https://okrummypoker.co

https://okrummygames.net

https://okrummylive.top

https://okrummygame.site

https://okrummyplay.org

https://okrummy.co

https://okrummy.biz

https://www.sbgaccsojitra.edu.in/okrummy/

https://kamanitubes.com/index.aspx

Karena itu, lembaga pendidikan selayaknya mampu mengantarkan peserta didik sebagai agen perubahan sosial di masyarakat? Begitu banyak Indonesia melahirkan para ahli, diploma, sarjana, magister, doktor bahkan bergelar profesor. Namun, negeri ini masih saja mengalami krisis akhlak. Membangun kebangkitan generasi penerus bangsa yang mulia tentunya merupakan jalan perubahan.

Oleh karena itu, pendidikan tidak cukup hanya mengajarkan anak menjadi pandai, menguasai ilmu dan teknologi, pandai bicara di forum, pandai mengelola organisasi,?dan sejumlah indikator kasat mata yang sering memukau. Tetapi yang mendasar bagaimana melalui pendidikan dapat menciptakan generasigenerasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah, sehingga dapat membuat negeri ini menjadi lebih tentram, aman, dan bersih dari korupsi. Yayasan Widyatama dalam 42 tahun perjalanannya sejak IAB, STAMP-STIEB-STTWSTIBB-STDKV, akhirnya Universitas Widyatama dengan landasan idiil Pancasila serta nilai-nilai inti Disiplin, Jujur, Inovatif, Tekun, dan Ulet (DJITU) senantiasa berusaha mentransformasi diri membangun pendidikan berkualitas bagi anak-anak bangsa.

Yayasan Widyatama berusaha mengejawantahkan visi dan misinya mencerdaskan kehidupan bangsa secara utuh, dengan mengedepankan kompentensi dan karakter. Sehingga diharapkan mewujudkan alumni, generasi penerus bangsa yang mulia. Sehubungan dengan itu, bertepatan bulan Ramadhan 1436 H Yayasan Universitas Widyatama, Universitas Widyatama bekerjas ama dengan Abditriyasa Foundation menyelenggarakan Pekan Cahaya Quran yang menjadi agenda setiap tahun. Pekan Cahaya Quran III diselenggarakan tanggal 25 Juni 2015 s.d 28 Juni 2015 mengandung berbagai aktivitas ibadah: pesantren kilat yang di penghujung kegiatan diimplementasi dengan bakti sosial, pengobatan gratis, bazaar, serta pembagian sembako bagi warga masyarakat di lingkungan sekitar kampus Widyatama.

Pekan Cahaya Quran, yang bertema Kebangkitan Generasi Penerus Bangsa yang Cerdas Mulia untuk Indonesia memaparkan kisah penuh hikmah, atau fenomena aktual kehidupan, serta mengajak kita senantiasa berpikir dan berpandangan positif. Kegiatan ini, mengupas pendalaman tentang paradigma hikmah sebagai jalan mewujudkan generasi cerdas mulia penerus bangsa, hikmah syukur nikmat iman kepada Al Quran, mempelajari dan memahami Al Quran. Juga penerapan agama secara benar dari sisi kesehatan, dengan membedah Neuro-Science, dan ditutup dengan penggambaran Behaviour Modelling. Narasumber yang mengisi acara adalah: Ustad Muhammad Nurhadi/ Cak Nur, Asep Murabi, Riza Abu Sofyan/ Abu Marlo, Jack Spancer, Ust. Zulkifar Lantoresano, Ust. Kamal Mustofa. DR. dr. Tauhid Nur Azhar, MSi. Med, dr. Moch. Rizkar Arev,? Sp.OG (K), dan Adipura.

Olimpiade Bahasa Jepang Ke-2 SMA/SMK Se-Kota Bandung

Olimpiade Bahasa Jepang

Program Studi Bahasa Jepang bekerja sama dengan MGMP Bahasa Jepang Kota Bandung menyelenggarakan Olimpiade Bahasa Jepang Ke-2 Tingkat SMA/SMK Se-Kota Bandung. Acara diselenggarakan ?di ?SMA

Negeri 22 Bandung pada tanggal 10 s.d. 11 Juni 2015 bertema Tingkatkan Prestasi dan Kreativitas Peserta Didik melalui Olimpiade Bahasa Jepang.

Pekerjaan, Karir, Dan Vokasi Masalah Orientasi Batin dan Fungsi Material

Dalam percakapan sehari-hari, kata job dalam bahasa Inggris, dan kata pekerjaan dalam bahasa Indonesia mengisyaratkan kandungan semantik yang generik, yang mencakup juga makna kata karir, dan vokasi. Akan tetapi, kalau dikehendaki bahwa pembicaraan kita menjadi sensitif terhadap perbedaan-perbedaan-betapapun halusnya perbedaan itu maka diferensiasi di antara ketiga istilah yang berbeda itu perlu digariskan agar kita dapat memosisikan masing-masingnya pada tempatnya yang tepat.

Bidang keilmuan terapan seperti Perilaku Organisasi (Organizational Behavior), misalnya, berkepentingan untuk membedakan berbagai macam kegiatan dan makna yang dilekatkan pada perkara penting ini. Apakah suatu kegiatan sepantasnya dipandang sebagai pekerjaan, karir, vokasi atau bahkan panggilan jiwa, merupakan hal vital bagi manusia karena masing-masingnya memiliki fungsi dan makna yang berbeda dalam keseluruhan konteks kehidupan seseorang.

Dalam tulisan yang bertajuk The Happiness Hypothesis Jonathan Haidt (2010) menegaskan adanya tiga sikap batin terhadap kegiatan yang dikerjakan seseorang dalam kehidupannya : memandang tugas kegiatan sebagai pekerjaan (job), sebagai karir (career), dan sebagai panggilan jiwa (calling). Apabila Anda memandang tugas dan kegiatan sehari-hari yang dilakukan di tempat kerja sebagai job, Anda melakukan tugas itu hanyalah demi uang, dan uang itu sebagai motif utama mungkin Anda jadikan alat pembeli sesuatu yang Anda pandang menyenangkan sepertihobby Jadi, ketika berkegiatan di tempat kerja, Anda sebenarnya tidak terpaut-hati dalam kegiatan yang tengah dilakukan; yang mungkin memenuhi pikiran Anda adalah masalah yang berkaitan dengan hobby Anda yang berada di luar wilayah dan cakupan tugas-pekerjaan yang ada di tangan Anda.

Bagi Anda yang memandang tugas-kegiatan kantor hanyalah sebagai job pada dasarnya memperlakukan pekerjaan ini sebagai alat untuk mencapai tujuan yang pada hakikatnya berada di luar lingkup kerja seperti hobby di luar kantor, kesejahteraan keluarga di rumah, dan mungkin komunitas serta jejaring sosial yang tak bersangkut paut dengan pekerjaan sehari-hari Anda di kantor. Karena memosisikan pekerjaan hanya sebagai job, Anda pada dasarnya tidak memiliki tautan-hati yang kuat dengan hal-ihwal pekerjaan di kantor. Sejatinya, Anda lebih memilih pekerjaan yang tidak mengganggu kehidupan pribadi Anda.

Di sisi lain, kalau Anda memandang tugas-pekerjaan Anda di kantor sebagai karir (career), Anda memiliki tujuan yang lebih luas semisal kemajuan pekerjaan, promosi, prestasi dan prestise. Bagi Anda yang memandang tugas-pekerjaan di kantor sebagai karir, Anda mungkin tertarik untuk memusatkan perhatian pada berbagai hal yang bertalian dengan kesuksesan dan/ atau prestise dan gengsi-sosial. Anda yang memiliki orientasi karir seperti ini pasti tertarik memikirkan bagaimana cara menggapai dan menduduki posisi yang lebih tinggi, bonus-bonus kinerja yang lebih besar, dan gelar-gelar serta pengakuan sosial yang menunjukkan prestise karir yang menanjak secara kukuh. Bagi Anda yang memiliki orientasi seperti ini, pastilah Anda tertarik pada karir yang memiliki tahapan- tahapan struktur (kedudukan) yang jelas. Hal ini terjadi karena tangga kepangkatan dalam struktur kekuasaan, bagi Anda yang berorientasi karir, tak ubahnya seperti anak- tangga menuju surga firdaus (stairways to heaven).

 

Bachrudin Musthafa, PhD.
Bachrudin Musthafa, PhD.
Dekan Fakultas Bahasa, Universitas
Widyatama Bandung

Bagi orang yang memandang pekerjaannya sebagai panggilan jiwanya, tugas-pekerjaan yang dilakukannya sehari-hari dirasakannya sebagai bagian integral dari kehidupan dan identitas pribadinya.

Bagi orang yang memandang pekerjaannya sebagai panggilan jiwanya, tugas-pekerjaan yang dilakukannya sehari- hari dirasakannya sebagai bagian integral dari kehidupan dan identitas pribadinya. Bagi orang yang memiliki orientasi kerja semacam ini, yang dilakukannya sehari- hari dipandangnya sebagai bentuk ekspresi diri dan bahkan aktualisasi diri. Pekerjaan dengan muatan makna lahir-batin semacam ini lazimnya disebut vokasi.

Dalam upayanya menjelaskan apa vokasi itu, Brett & Kate McKay (2010) menulis bahwa panggilan jiwa Anda tidaklah mengejawantah dalam bentuk suatu pekerjaan tertentu yang tersedia di luar sana. Panggilan jiwa Anda lebih merupakan bakat unik yang Anda miliki dan kemampuan- kemampuan tertentu yang terdapat dalam diri Anda yang membuat Anda tertarik secara otentik pada job tertentu. Dengan demikian, pekerjaan yang berbeda mungkin memiliki tingkat kecocokan dengan bakat Anda dalam derajat yang berbeda-beda: ada yang 50% menggunakan bakat yang Anda memiliki, ada juga yang 90% berkesesuaian dengan bakat Anda. Menemukan vokasi sejati Anda berarti menemukan jenis tugas- pekerjaan yang 75 ?100% berkesesuaian dengan bakat dan minat Anda. Ada rumus yang dapat dipakai untuk ini: vokasi sejati = bakat + kecintaan Anda.

Sebelum tulisan ini diakhiri, berbagai penekanan dan klarifikasi perlu diberikan. Pertama, sekaitan dengan orientasi kerja ini, tidak ada istilah salah atau benar. Hal ini sepenuhnya merupakan masalah pilihan. Meskipun demikian, mengetahui orientasi kerja Anda sendiri itu membantu Anda dalam menemukan cara memotivasi diri dan mengolah situasi dengan lebih baik tanpa harus mengambil langkah drastis mengganti pekerjaan khususnya ketika semangat bekerja sedang berada di bawah. Kemanfaatan pengetahuan ini tak terbatas hanya sampai di situ. Apabila Anda seorang manajer, mengetahui berbagai orientasi kerja yang berbeda di antara staf bawahan Anda dapat berfungsi sebagai patokan untuk memvariasikan teknik dan gaya Anda dalam membangun motivasi dan melakukan supervisi kerja bagi unit kerja yang Anda pimpin.

Kedua, sambil mengakui setiap orientasi kerja memiliki pembenarannya sendiri, bagi Anda yang memiliki panggilan jiwa sebagai imam bagi pilihan-kerja Anda, orientasi yang mewarnai vokasi ini membuat Anda merasa dikepung oleh situasi yang menguntungkan. Yakni Anda merasa betah mengerjakan apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab Anda di tempat kerja, danselain ituAnda merasa segala sesutu yang dihadapi dan dialami di sana semuanya positif belaka. Bahkan, seperti yang dikatakan Oprah Winfrey (2008) dalam orasinya di depan wisudawan Universitas Stanford yang terdepan di USA itu, yang diidamkan oleh orang di dunia ini adalah money and meaning. You want your work to be meaningful. Because meaning is what brings the real richness to your life.

Untuk mencapai kesejahteraan lahir- batin dalam dunia kerja itu, kita semua memang harus meluruskan niat dan mendengar serta menuruti kata hati. Sebab, seperti ditegaskan Oprah, melakukan sesuatu yang terasa tidak-sreg di hati sama dengan menelikung diri-sendiri; memaksakan diri melakukan sesuatu yang bertentangan dengan nurani berarti malapetaka.

Sejajar dengan rumusan itu, bagi muslim, sedikitnya ada dua pilihan: melakukan yang benar dengan benar atas nama kebenaran, dan mencari kemanfaatan setinggi-tingginya bagi sebanyak- banyaknya pihak melalui tugas-kegiatan yang dikerjakan di setiap saat dan di semua tempat.

Demikianlah hakikat makna kerja, karir, dan vokasi yang tengah kita lakoni seharusnya. Semoga demikian adanya.

 

Visitasi SMA Negeri 1 Baleendah

Visitasi SMA Negeri 1 Baleendah

Universitas Widyatama telah menerima kunjungan SMA Negeri 1 Baleendah. Rombongan yang dipimpin Ibu Ikeu, Wakabin Humas dan guru-guru perwakilan Sekolah. Kunjungan disertai sekitar 350 orang siswa dari jurusan MIA dan IIS. Kunjungan dimaksudkan untuk lebih memahami penyelenggaraan pendidikan, khususnya mengenai program-program studi yang ada di lingkungan Universitas Widyatama.

Tadabur Quran Widyatama

Pengajian rutin (Tadabur Quran) Widyatama

Majelis Taklim Widyatama menyeleng- garakan Tadabur Quran bulanan pada Sabtu, 13 Juni 2015 yang dipandu ustad Kang Ipay. Pengajian rtin tiap bulan ini diselenggarakan pada minggu kedua setiap bulan. Pengajian dihadiri jajaran manajemen dan karyawan Widyatama.

Best Paper Award untuk Dosen Widyatama

BEST PAPER AWARD

Arry Hutomo MDKSP, S.Si., M.T., staf pengajar program studi Manajemen, Fakultas Bisnis ?& ?Manajemen meraih BEST PAPER AWARD dengan paper berjudul, The Impact of Perceived Environmental Uncertainty, Supply Chain Performance, And Integrated Domestic Economy: Plywood Manufacturer in Indonesia, pada The 3rd?International Conference on Advanced in Economics, Mana- gement and Social Study (EMS-2015), di G-Tower Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia, tanggal 11-12 April 2015 lalu

Pelatihan Pusat Karir Perguruan Tinggi

Pelatihan Pusat Karir Perguruan Tinggi

https://uono.fun

https://uono.site

https://uono.club

https://uono.pw

https://uono.space

https://uono.uk.cc

https://yono.sbs

https://yonox.art

https://jaiho.net

https://yono.eu.cc

https://yono.asia

https://yono.rest

https://jaiho.icu

https://jaiho.xyz

https://okrummy.cc

https://okrummy.org

https://winrummy.org

https://winrummy.cc

https://winrummy.asia

https://winrummy.me

https://winrummy.art

https://winrummy.online

https://winrummy.site

https://jaiho.cc

https://jaiho.top

https://okrummy.online

https://okrummy.site

https://okrummy.art

https://okrummy.asia

https://okrumee.top

https://okrummyclub.fun

https://okrumy.xyz

https://ocrummy.site

https://okrumi.online

https://myokrummy.xyz

https://playokrummy.online

https://okrummie.fun

https://okrummy.today

https://okrummyworld.com

https://okrummypro.com

https://okrummylive.com

https://okrummy.live

https://okrummypoker.com

https://okrummynet.com

https://okrummyplus.com

https://okrummygaming.com

https://okrummyplay.com

https://bestokrummy.com

https://okrummy.fun

https://okrummy.click

https://okrummyclub.com

https://okrummy.world

https://okrummygaming.club

https://playokrummy.bet

https://myokrummy.com

https://playokrummy.com

https://gookrummy.com

https://okrummytoday.com

https://okrummyzone.com

https://okrummyvip.com

https://okrummygame.com

https://okrummyonline.com

https://myokrummy.games

https://okrummyzone.biz

https://bestokrummy.pro

https://okrummyonline.vip

https://okrummypoker.co

https://okrummygames.net

https://okrummylive.top

https://okrummygame.site

https://okrummyplay.org

https://okrummy.co

https://okrummy.biz

https://www.sbgaccsojitra.edu.in/okrummy/

https://kamanitubes.com/index.aspx

Saat ini Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan sedang giat melakukan Program Pengambangan Pusat Karir yang dilaksanakan dalam rangka menunjang pelaksanaan program ?penyelarasan ?pendidikan ?dengan dunia kerja. Pusat Karir atau Career Center sangat perlu untuk diadakan di setiap Perguruan Tinggi (PT) mengingat perannya yang sangat penting dalam membantu lulusannya memeroleh pekerjaan sesuai dengan ketrampilan yang diperlukan oleh dunia kerja. Pengembangan Pusat Karir dapat dianggap sebagai bentuk tanggung jawab PT terhadap lulusannya.

Terdapat dua hal penting yang harus menjadi perhatian PT yaitu proses pembelajaran dan pembinaan karir. Keduanya diperlukan agar mahasiswa/ lulusan dapat mempersiapkan diri sehingga dapat merencanakan perjalanan karir mereka sebaik-baiknya. Persiapan terjun ke dunia kerja yang diperkenalkan sedini mungkin akan membantu mahasiswa/lulusan beradaptasi pada masa transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja.

Namun demikian, PT juga harus mempunyai sistem yang terstruktur dan berkesinambungan guna memonitor kegiatan lulusannya setelah memasuki dunia kerja.

Tracer Study merupakan studi pelacakan jejak lulusan yang menjadi alat utama bagi PT untuk mengetahui situasi dan kondisi lulusannya di dunia kerja. Pelatihan Pusat Karir diperlukan untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan program-program utama yang sebaiknya ada di Pusat Karir PT, termasuk pengembangan Tracer Study Online. Saat ini Tracer Study akan dijadikan alat utama dalam sistem pelaporan situasi lulusan PT kepada DIKTI.

Guna memperoleh gambaran langsung dan rinci mengenai pelaksanaan Pusat Karir di PT, CDC-UI menawarkan ?Pelatihan Pusat Karir PT yang intensif langsung di Gedung CDC-UI. Diharapkan pada saat selesai pelatihan peserta dapat/mampu menerapkannya di? lingkungan PT? masing- masing. Pelatihan Pusat Karir PT ini akan diselenggarakan sebanyak 5 kali (5 batch) selama tahun 2012, yaitu pada bulan Januari, Februari, Juni, November dan Desember dengan lama pelatihan 4 hari.

Batch ?4 pelatihan telah dilaksanakan pada tanggal 21-24 November 2012, diikuti dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia yaitu: Politeknik Cilacap; Universitas Muasamus; Politeknik Negeri Lhokseumawe – Aceh; Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang. Batch 3 pelatihan telah dilaksanakan pada tanggal 19-22 Juni 2012 dengan diikuti oleh 15 peserta dari 9 perguruan ?tinggi di Indonesia yaitu: Universitas Atma Jaya Yogyakarta; STMT Trisakti

Politeknik Negeri Bali; STIE Indonesia Banking School; Politeknik Negeri Ujung Pandang; Universitas Bakrie; Politeknik Negeri Batam; Universitas Muhammadiyah Palembang; Universitas Pendidikan Indonesia.

Batch 2 pelatihan telah dilaksanakan pada tanggal 6-9 Februari 2012 dengan diikuti oleh 13 peserta dari 3 perguruan tinggi di Indonesia yaitu: UPN Veteran Jakarta; Universitas Pancasila; Perbanas Institute Jakarta.

Sedangkan Batch 1 pelatihan telah dilaksanakan pada tanggal 8-10 ?Januari 2012 ?dengan ?diikuti ?oleh ?13 ?peserta ?dari

8 perguruan tinggi di Indonesia yaitu: Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa Yogjakarta; Universitas Negeri Makasar; Universitas Mulawarman; Universitas Pelita Harapan; Universitas Surabaya; Universitas HKBP Nommensen Medan; Universitas Mahasaraswati Denpasar Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang. Written by rahmadi, 24 July 2012

Rapat Kerja RKA Widyatama tahun akademik 2015/2016

Rapat Kerja dan Anggaran Tahun Akademik 2015/2016. Rapat kerja yang diselenggarakan selama dua hari, 11-12 Juni 2015 ini melibatkan seluruh pimpinan di lingkungan Widyatama. Rapat Kerja membahas program kerja Tahun Akademik 2015/2016 mendatang menjabar Renstra Widyatama.

Setelah pembukaan dan laporan Ketua Pelak- sana, Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Davidescu Cristiana Victoria, Rektor Universitas Widyatama Dr. H. Islahuzzaman, S.E., M.Si., Ak., CA. mengawali pemaparan Evaluasi Program Kerja Tahun Akademik 2014/2015, serta Rencana Kerja Global Universitas dan Rencana Anggaran Tahun Akademik 2015/2016. Dilanjutkan pemaparan program kerjanya masing-masing Fakultas, Biro, Ketua Program Studi, dan Ketua Pusat Studi.